Tergusur Mobil Plat Hitam, Nasib Sopir Angkot Kota Masohi Memprihatinkan

Masohi-Para sopir angkot yang beroperasi di kota Masohi menyesalkan sikap Dinas Perhubungan kabupaten Maluku Tengah yang sengaja membiarkan kendaraan plat hitam mengangkut penumpang dengan bebas.

Hal ini mengakibatkan pendapatan para sopir angkot beberapa jurusan dalam kota Masohi menurun drastis.

Teny  salah satu sopir angkot jurusan Masohi-Waipirit menyesalkan Dinas Perhubungan kabupaten Maluku Tengah yang sengaja membiarkan persoalan ini begitu saja tanpa ada langkah tegas untuk melarang para sopir plat hitam mengangkut penumpang jurusan Masohi-Waipirit.

Hal yang sama juga disampikan Feky salah seorang sopir angkot jurusan Masohi-Kairatu yang secara tegas mengatakan dirinya bersama para sopir angkot lainnya diminta untuk membayar pajak dan izin trayek, sementara para pemilik mobil plat hitam yang tidak memiliki izin trayek untuk menganggkut penumpang dibiarkan dengan bebas.

Persoalan ini telah mereka sampaikan secara langsung ke Dinas Perhubungan termasuk dengan melakukan aksi demo, namun hingga saat ini tidak ada langkah tegas yang diambil untuk menindaklanjuti persoalan ini.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Maluku Tengah  M. Nafis Amahoru mengatakan, persoalan ini bukan hanya terjadi di Maluku Tengah, namun hampir disemua daerah di Indonesia. Ia berdalih, Dinas Perhubungan tidak memiliki payung hukum serta kewenangan untuk menindak persoalan tersebut.

Karena itu, pihaknya telah mengusulkan ke Biro Hukum pemerintah kabupaten Maluku Tengah untuk menggodok Perda yang mengatur  mengenai izin trayek bagi mobil plat hitam yang beroperasi di Maluku Tengah.

Pendapatan para sopir angkot yang beroperasi dalam kota Masohi, menurun dratis karena banyak mobil plat hitam yang mengangkut penumpang secara bebas. Disatu sisi mereka diwajibkan membayar izin trayek dan sejumlah izin lainnya oleh Dinas Perhubungan, sementara disisi lain kendaraan plat hitam yang tidak memiliki izin trayek dibiarkan bebas mengangkut penumpang.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *