Toleransi dan Kebhinekaan Harus Diperkuat Oleh GMKI  

Ambon-Menteri Agama Lukman Hakim mengimbau Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memegang teguh prinsip pergerakan sebagai bagian dari ciri ouikumenis GMKI.

Hal ini dikatakan Menteri Agama Lukman Hakim dalam sambutan dibacakan Dirjen Bimas Kristen Kementrian Agama, Thomas Penturi saat membuka “International Interfaith Dialogue dan Pertemuan Nasional Senior GMKI” di Ambon,Kamis (16/11) malam.

Menurutnya, GMKI, selain memegang teguh prinsip pergerakan oikumenis GMKI juga diminta lebih mengedepankan nilai-nilai toleransi, terbuka menerima bentuk budaya lain sebagai bagian dari hidup ber toleransi dalam bingkai  kebhinekaan.

Di hadapan delegasi dari 19 negara, dan  27 delegasi cabang GMKI serta 150 senior GMKI, Pentury menyampaikan pesan Menag, GMKI selalu menjaga  budaya dan kearifan lokal agar terus  harmonis sebagai  kunci menghindari konflik di tengah-tengah masyarakat yang sangat majemuk.

Gubernur Maluku dalam sambutan dibacakan Asisten I Tata Pemerintahan Sekda Maluku, Angky Renjaan, mengatakan, kesadaran hidup bersama dalam persaudaraan harus ditransformasikan menjadi visi membangun hidup  orang basudara yang lebih baik, demi mewujudkan Maluku sebagai laboratorium toleransi dan pendamaian.

Disisi lain,  Ketua Umum GMKI Sahat Marthin Philip Sinurat mengajak seluruh  anak bangsa terus menjaga toleransi, kehormatan, dan keharmonisan bangsa. Salah satu caranya dengan mendengar dan memahami satu sama lain.

Kondisi bangsa ini yang plural dan dinamis ini  harus tetap dijaga dalam berbagai bentuk baik budaya, termasuk gaya berkomunikasi untuk menghindari benturan yang berdampak hancurnya peradaban dan kultur budaya yang selama ini dikenal dengan bhineka tunggal ika.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *