Berita Ambon – Program Walikota Jumpa Rakyat (WAJAR), terus mendapat respon masyarakat kota Ambon. Warga kota memanfaatkan ruang yang disediakan Pemkot itu untuk menyampaikan berbagai persoalan.
Seperti pada edisi III program WAJAR yang berlangsung, Jumat (14/09). Warga berbondong-bondong menyampaikan berbagai keluhan dengan harapan mendapat respon pemerintah kota Ambon.
Warga yang datang ke Balaikota diantaranya dari negeri Passo, Laha, Amasuhu, Batu Merah.
Sejumlah persoalan yang disampaikan warga diantaranya meliputi, alihfungsi trotar, persoalan raja, air bersih, tempat berjualan juga perubahan jalur trayek angkutan kota.
Didampingi sejumlah kepala OPD, Pj Walikota Ambon Bodewin Wattimena, berdialog dengan warga mendengar berbagai masukan dan keluhan dari warga kota Ambon.
Dalam dialog dengan warga, Pj Walikota menyampaikan persoalan yang dianggap urgen langsung ditindaklanjuti oleh instansi teknis terkait.
Ia mencontohkan persoalan kebutuhan dasar yang dikeluhkan warga dalam dua kali pertemuan WAJAR dasar seperti proses perijinan, air bersih, penerangan jalan langsung dieksekusi.
Kendati demikian ada juga beberapa persoalan yang butuh evasluasi dan kajian Pemkot Ambon seperti persoalan penetapan Kepala Pemerintahan/Raja yang saat ini masih bergulir di pengadilan.
Pj Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengakui, persoalan disampaikan akan menjadi bahan masukan dan evaluasi Pemkot melalui instansi teknis. Sekiranya menjadi prioritas akan segera ditindaklanjuti.
Pj Walikota menambahkan, Pemkot akan terus menjalankan program WAJAR ,kendatipun dirinya tidak berada di tempat. Warga akan tetap diterima oleh pimpinan OPD yang berada di lingkup Pemkot Amon. Program WAJAR juga terlaksana di semua Kecamatan termsuk desa Kelurahan.
Diberitakan sebelumnya, sejak memimpin kota Ambon sejak dilantik tga bulan lalu, Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena langsung membuat gebrakan baru dalam sistem pemerintahan yang diberi nama WAJAR (Walikota Jumpa Warga).
Terobosan baru ini dibuat Bodewin Wattimena dengan menyediakan waktu tatap muka bersama masyarakat untuk mendengarkan langsung aspirasi, keluhan, atau persoalan yang dihadapi.
Kegiatan WAJAR, diterapkan setiap hari Jumat baik di Balai kota maupun di kantor – kantor Pemerintah di luar balai kota Ambon dengan durasi waktu selama dua jam yakni dari pukul 08:00 hingga 10:00 WIT.DMS