Wakil Ketua I DPD –RI Setuju Ibu Kota Negara Dipindahkan

Ambon-Wacana pemindahan ibu kota Jakarta ke Kalimantan Tengah (Kalteng) yang digulirkan pemerintah, direspons Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI). Bahkan, Wakil Ketua I DPD RI Nono Sampono menilai, rencana pemindahan Ibu kota sebagai bagian dari kebijakan pemerintah Presiden Jokowi berdampak bagi pemerataan pembangunan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke luar Pulau Jawa itu sah-sah saja, karena menurut Nono, dalam hal memindahkan Ibu Kota, Indonesia patut belajar dari negara maju yang menganut sistem tata kelola kota yang terdistribusi.

Kendati Legislator asal Maluku ini mnyetujui rencana pemindahan Ibu Kota, akan  tetapi menurutnya hal yang paling terpenting adalah memindahkan kantor pemerintahan pusat dibandingkan dengan pemindahan status ibukota.

Meski demikian, Nono  menilai pemindahan Ibu Kota bukan perkara mudah. Butuh waktu cukup lama untuk menyiapkan infrastruktur dasar penunjang pusat pemerintahan, dan tidak bisa dimulai pada 2018.

Nono Sampono optimis dan  meyakini dengan adanya pemidahan Ibu Kota, dapat tercipta kestabilan pembangunan Indonesia, kemudahan pembangunan ekonomi yang merata, mengurangi kemacetan dan polusi udara serta air, membantu penataan kota Jakarta sebagai kota bisnis terbesar Indonesia, dan hal baik lainnya.

Sebelumnya wacana itu banyak menuai pro-kontra. Pasalnya, pemindahan pusat pemerintahan tak mudah dilakukan sehingga pengkajian harus dilakukan sangat matang.

Saat ini Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) masih mengkaji rencana pemindahan ibu kota itu. Pemindahan harus dilakukan ke luar Pulau Jawa mengingat ketersediaan lahannya lebih memadai.

Salah satu kandidat ibu kota baru tersebut adalah Palangkaraya, Kalteng. Kota itu pernah digagas tahun 1950-an, ketika republik ini dipimpin Presiden Soekarno.

Pemda di Kalimantan Tengah dikabarkan sudah menyiapkan tanah yang luasnya mencapai 500 ribu hektare untuk proses pemindahan ibu kota.

Sebagaimana diketahui, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengaku telah membahas rencana detail pemindahan Ibu Kota, bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara, pada Senin, 3 Juli 2017.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *