Walikota Ambon Diundang Berikan Materi Peace Building Di Hiroshima University

Ambon-Keberhasilan Pemerintah dan masyarakat membangun harmonisasi kerukunan antarumat beragama di daerah ini mendapat sorotan dunia internasioanl maupun nasional.

Betapa tidak beberapa daerah bahkan negara menyambangi kota Ambon untuk belajar bagaimana tentang perdamaian yang dengan cepat dapat dipulihkan paskah konflik sosial melanda Maluku 1999.

Negara Myanmar misalnya yang mengutus 30 delegasinya dipimpin  Menteri Informasi Myanmar U Pye Mint awal Januari 2017 menyambanagi kota Ambon untuk belajar langsung dari pengalaman mengenai  resolusi penyelesaian  konflik di Ambon.

Untuk berbagai pengalaman sehubungan dengan resolusi konflik di Maluku dan Kota Ambon pada khususnya, Walikota Ambon Richards Louhenapessy diundang secara khsusus oleh Rektor Hiroshima University sebagai Keynot Speaker pada acara Seminar “Peace Building’ di Hiroshima Jepang, 10 November 2017..

Menurut Louhenapessy, materi yang di disampaikan dalam seminar tersebut adalah pengalaman pemerintah daerah melakukan recavri pembangunan dan kehidupan sosial antarumat beragama paskah konflik sosial.

Tujuan diundangnya Walikota Ambon ke Jepang, karena Pemerintah dan para akademisi di negara itu tertarik dengan model penyelesaian konflik dan peningkatan pembangunan yang terbilang cepat 11 tahun terhitung kota Ambon benar-benar kondusif 2005.

Insert Walikota Ambon Richards Louhenapessy

Walikota menambhakan selain memberikan materi di Hiroshima University, dirinya juga memanfaatkan kunjungan dengan menemui dan memberikan motivasi belajar kepada mahasiswa asal Maluku yang saat ini sedang menuntut ilmu di Jepang.

Menurutnya,selama berada di Jepang, delegasi yang dipimpinya juga akan melakukan pertemuan dengan berapa investor jepang yang ingin berinvestasi termasuk membangun komunikasi kerjasama  di bidang pendidikan dengan harapan tahun depan pengiriman siswa untuk belajar ke Jepang semain bertambah.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *