Walikota Imbau Lembaga KegamaanTingkatkan Etika Spritualitas Umat

Ambon-Walikota Ambon Richards Louhenapessy menghimbau, lembaga keagamaan di Kota Ambon untuk lebih meningkatkan etika spritualitas umat sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran penyakit HIV AIDS di Kota Ambon.

Hal ini disampaikan Walikota Ambon saat membuka pasar murah dan pameran dalam rangka peringatan hari HIV AIDS sedunia yang digelar, Sabtu (02/12) pagi di Ambon.

Menurut Louhenapessy edukasi melalui penguatan etika spiritualitas umat mulai dari dalam keluarga  diyakini sangat ampuh, karena  orang akan takut melakukan hal-hal meyimpang yang berdampak terhadap keluarga.

Ia menyebutkan, penderita HIV/AIDS yang ada di Ambon tidak hanya ada di satu titik tetapi menyebar. Oleh karena itu pencegahan perlu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus dimulai dari dalam keluarga

Pada kesempatan yang sama Walikota juga meminta seluruh masyarakat agar membantu menghilangkan stigma negatif yang selama ini membuat para penderita HIV/AIDS terkucilkan dari lingkungan mereka.

Anggapan ‘menular’ menjadi satu dari sejumlah faktor yang membuat masyarakat enggan berinteraksi dengan para penderita penyakit tersebut. Untuk itu Ia meminta agar privacy penderita tetap dijaga agar nantinya mereka tidak dijauhi masyarakat karena saat ini masih ada stigma masyarakat yang berpikiran buruk terhadap para penderita HIV/AIDS.

Menurut mantan ketua DPRD Maluku tersebut, tidak sedikit masyarakat yang khawatir akan tertular penyakit AIDS jika mereka menyapa dan bertemu dengan penderita.

AIDS kata Louhenapessy, tertular karena penyimpangan seks serta penggunaan jarum suntik terutama untuk pengguna narkoba dan tidak melalui bersentuhan jabat tangan atau udara.

Pencegahan HIV/AIDS menurntya, menjadi tanggung jawab bersama seluruh stakeholder termasuk lembaga keagamaan, untuk terus melakukan pembinaan spritualitas umat.

Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Kesehatan kota mendukung sepenuhnya upaya pencegahan yang dilakukan LSM dan aktifis terhadap HIV Aids.

Sebagai bentuk keseriusan Pemkot Ambon, Walikota telah menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota agar kontinyu dan serius melakukan pemantauan serta evaluasi terhadap aktifitas pekerja seks komersial yang ada di kota Ambon, sekaligus memberikan sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS.

Pasar murah dan pameran yang digelar atas prakarsa Klasis Kota Ambon tersebut, 20 persen hasil penjualan akan disumbangkan bagi program pencegahan penyebaran HIV/AIDS di Ambon.

Pasar murah yang dirangkai dengan pameran dipelataran Pattimura Park tersebut, merupakan kelanjutan dari kegiatan peringatan hari AIDS sedunia yang dilaksanakan, Jumat (01/12) Malam.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *