Saturday 17th February 2018

Walikota Tegaskan Kunjungan Bersama DPRD Ke Belanda Untuk Kepentingan Ambon

Ambon-Walikota Ambon Richards Louhenapessy menegaskan kunjungan ke Belanda bersama anggota DPRD kota Ambon bukan sekedar jalan-jalan, tetapi untuk kepentingan masyarakat kota Ambon kedepan.

Kunjungan bersama anggota DPRD kota Ambon ke negeri kincir angin tersebut, menurutnya untuk mempelajari cara negara Ratu Beatrix itu, mengelolah air untuk nantinya diterapkan di Kota Ambon.

Ia mengatakan, Belanda dipilih sebagai tempat belajar karena negara itu terkenal di dunia sebagai salah satu negara pengelola air terbaik.

Menurutnya kota Ambon kedepan akan menghadapi krisis air oleh karena itu persoalan ini dianggap penting.

Selain mempelajari sisitim pengolahan air, selama di Belanda Walikota dan rombongan juga akan melakukan pertemuan dengan Walikota Vilisingen untuk membicarakan program lanjutan dibidang pendidikan yang selama ini telah berjalan antar kedua kota ini.

Sehubungan ragam tanggapan masyarakat maupun sebagian anggota DPRD kota Ambon yang menilai kunjungan ke Belanda hanya menghabiskan uang daerah, Louhenapessy kembali menegaskan kalau kunjungan tersebut semat-mata untuk kepentingan masyarakat kota Ambon kedepan.

Sebelumnya rencana kunjungan kerja Walikota dan rombnongan mendapat kecamatan Fraksi Demokrat saat siding paripurna DPRD setempat, Senin (11/12).

Fraksi Demokrat memilih walk out dipimpin ketua Fraksi Rio Tamaela, beserta Sekertaris Fraksi Yusuf Latumeten, serta dua anggotanya masing-masing Cundrat Pattiasina dan Muriany Dominggus.

Fraksi Demokrat berpendapat, kunjungan ke Belanda hanya akan menghambur-hamburkan uang rakyat mengingat  masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh DPRD dan Pemerintah Kota Ambon untuk kepentingan masyarakat sehingga kunjungan tersebut tidak perlu dilakukan.

Dalam pemberitaan media beberapa hari belakangan terkait dengan keberangkatan tersebut, juga mendapat tanggapan beragam

Praktisi Hukum, Hendrik Lusikoy, juga mengecam rencana Walikota bersama rombongan, karena dinilai tidak efektif dan terkesan menghambur-hamburkan uang.

Menurutnya masalah air bersih bukanlah masalah urgen yang sementara dialami oleh warga Kota Ambon, masih banyak masalah sosial kemasyarakatan yang belum mampu diselesaikan oleh Pemerintah Kota Ambon.

Ia meminta agar walikota segera mengurungkan niatnya untuk jalan-jalan ke Belanda, apalagi dengan jumlah rombongan yang begitu banyak, tentu akan menghabiskan banyak anggaran.

Rombongan yang akan berangkat ke Belanda terdiri dari Walikota, Wakil Walikota Syarief Hadler, Sekot AG Latuheru, sejumlah pimpinan SKPD terkait, Ketua DPRD James Maatita dan seluruh pimpinan fraksi dijadwalkan akan bertolak ke Belanda, Sabtu (16/12).

Mereka dikabarkan akan berada di Belanda selama seminggu dengan tujuan membicarakan masalah air bersih di Kota Rotterdam. Kunjungan ini juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan Forum Maluku di Rotterdam Belanda yang diatur oleh Kedubes Indonesia di Belanda.DMS

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

Contact Person WhatsApp us