Medan (DMS) – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat sebanyak 20 rumah mengalami kerusakan berat akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di provinsi tersebut, terutama di Kabupaten Serdangbedagai.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, di Medan, Jumat, mengatakan berdasarkan laporan Pusdalops PB Sumut, kerusakan berat pada 20 rumah tersebut terjadi di Kabupaten Serdangbedagai pada Kamis (4/6).
“Berdasarkan laporan Pusdalops Sumut, 20 rumah yang mengalami kerusakan berat berada di wilayah Kabupaten Serdangbedagai akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Kamis,” kata Sri Wahyuni.
Ia menjelaskan, cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Serdangbedagai terjadi di Kecamatan Perbaungan dan Kecamatan Sei Rampah. Di Kecamatan Perbaungan, wilayah terdampak meliputi Desa Sei Sijenggi, Desa Melati II, Desa Pematang Sijonam, Desa Jambur Pulau, Desa Cinta Air, Desa Lubuk Cemara, Kelurahan Tualang, serta Kota Galuh.
Sementara itu, di Kecamatan Sei Rampah, dampak cuaca ekstrem dilaporkan terjadi di Desa Simpang Empat.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Selain di Kabupaten Serdangbedagai, Pusdalops PB Sumut juga mencatat kejadian cuaca ekstrem di Kabupaten Batubara dan Kota Binjai. Di Kabupaten Batubara, cuaca buruk mengakibatkan dua rumah mengalami kerusakan sedang dan satu rumah mengalami kerusakan ringan.
Sedangkan untuk wilayah Kota Binjai, petugas masih melakukan pendataan guna mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem tersebut.
Sri Wahyuni, yang akrab disapa Yuyun, mengatakan pemerintah daerah bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait telah melakukan berbagai langkah penanganan terhadap warga dan wilayah yang terdampak bencana.
Selain itu, BPBD Sumatera Utara terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat penanganan serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
DMS/AC










