Berita Ambon – Walikota Ambon Richard Louhenapessy menilai, perilaku warga kota Ambon mengalami perubahan yang sangat besar dalam masa pandemi COVID-19 melanda kota ini sejak tahun 2019 lalu hingga saat ini di bandingkan dengan masa sebelum pandemi covid 19 di kota Ambon.
Acara Paripurna Istimewa itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dan Wakil Walikota (Wawali) Syarif Hadler bergantian menyampaikan Pidato secara virtual berlangsung dari ruang Vlisingen Balaikota,Senin (6/9/).
“ Selaku Walikota dirinya bersyukur bahwa tingkat kedewasaan dan kematangan warga kota dalam menghadapi segala tantangan termasuk di masa pandemic covid 19 ini semakin baik” Kata Richard saat menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD menyambut HUT ke-446 kota Ambon tahun 2021
Walikota mengatakan, semangat persatuan dan kesatuan seluruh komponen di kota Ambon terus meningkat hal tersebut terlihat dari peran serta seluruh tokoh masyarakat tokoh agama, bahkan sampai tingkat RT dalam mengatasi persoalan sosial kemasyarakatan.
“Selama pandemic telah terjadi empat perubahan perilaku jika di bandingkan dengan masa sebelumnya di mana warga pertama, stay at home life style, mengacu kepada piramida maslow masyarakat bergeser kebutuhanya dari puncak piramida yaitu aktualisasi diri ke dasar piramida yakni makan, kesehatan dan keamanan jiwa raga”ujarnya.
Selian itu di masa pandemi ini masyarakat menghindari kontak fisik dan beralih menggunakan media sosial dan emphatic society, munculnya empati dan solidaritas masyarakat terhadap korban jiwa maupun masyarakat yang terdampak covid 19.
Selain itu kata walikota advokasi mandiri masyarakat kota Ambon juga saat ini semakin meningkat salah satu contoh adalah kesadaran masyarakat untuk ikut di vaksin sebagai upaya pemerintah untuk membentuk herd immunity yang semakin jelas terlihat di kota ini.
Lebih lanjut walikota menambahkan kesadaran warga kota untuk ikut di vaksin juga semakin meningkat saat ini dan sesuai data yang di terima dari Tim Gugus Tugas covid 19 kota Ambon menunjukan tingkat partisipasi masyarakat untuk divaksin cukup, sampai dengan tanggal 4 September sebanyak 167.043 warga kota telah di vaksin baik dosis pertama maupun dosis ke dua dari target sebesar 274.194.DMS











