Berita Maluku Terkini Hari Ini
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Berita Maluku Terkini - Radio DMS
No Result
View All Result

Gelombang Aksi Tolak RUU TNI Jelang Pengesahan di Paripurna DPR

Radio DMS 1027FM by Radio DMS 1027FM
Thursday, 20 March 2025
in Nasional
0
massa yang menggelar aksi penolakan ruu tni di dpr 1742378531141 169

Jakarta, (DMS) – Gelombang aksi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus bergulir di berbagai daerah dalam sepekan terakhir.

Aksi ini melibatkan mahasiswa, aktivis, serta akademisi yang mengecam percepatan pembahasan revisi UU TNI yang dinilai minim transparansi.

Berita Lainnya

Magang Nasional Bantu Fresh Graduate Masuk Dunia Kerja

Kemenkes Usut Dugaan Intimidasi terhadap dr Icha

200 Platform Digital Laporkan Penilaian Mandiri PP Tunas

Aksi unjuk rasa berlangsung di berbagai kota besar, termasuk Jakarta, Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar. Massa menilai revisi UU TNI berpotensi menghidupkan kembali dwifungsi militer yang telah dihapus sejak Reformasi 1998.

Pada Rabu (20/3), mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi di depan kompleks parlemen Jakarta. Massa sempat menghadang kendaraan yang membawa Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, yang datang untuk membahas draf final RUU TNI sebelum disahkan dalam rapat paripurna. Supratman menyebut tidak ada perubahan mendasar dalam draf tersebut, hanya perbaikan tata bahasa pada satu pasal.

Di Makassar, aktivis dari Aliansi Masyarakat Sipil Makassar menggelar aksi di depan kantor DPRD Sulawesi Selatan dan Markas Kodam XIV Hasanuddin. Mereka mendesak pemerintah dan DPR untuk menghentikan pembahasan RUU yang dinilai tidak memiliki urgensi yang jelas.

“DPR dan pemerintah harus menghentikan pembahasan RUU TNI karena berpotensi menghidupkan kembali dwifungsi militer yang membatasi ruang demokrasi,” ujar Koordinator Aksi, Badai.

Sementara itu, di Yogyakarta, massa dari Aliansi Jogja Memanggil menggelar unjuk rasa di depan Museum TNI AD Dharma Wiratama.

Mereka memasang spanduk besar berisi seruan menolak pengesahan RUU TNI dan menekankan bahwa dwifungsi militer harus menjadi bagian dari sejarah yang tidak dihidupkan kembali.

“Kami menyerukan masyarakat di seluruh Indonesia untuk bersuara dan menolak RUU TNI. Dwifungsi militer adalah ancaman bagi demokrasi,” kata Humas Aliansi Jogja Memanggil, Bung Kus.

Di lingkungan akademik, civitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII) turut mengeluarkan pernyataan sikap menolak RUU TNI.

Dalam aksi di halaman Gedung Balairung UGM pada Selasa (19/3), mereka menilai revisi UU TNI bertentangan dengan prinsip negara hukum dan mengancam independensi peradilan.

“Tidak ada urgensi perubahan UU TNI, apalagi jika prosesnya dilakukan secara tertutup dan tidak melibatkan partisipasi publik,” ujar Achmad Munjid, dosen Fakultas Ilmu Budaya UGM.

Di Solo, mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar aksi di depan kantor DPRD Kota Solo. Presiden BEM UNS, Muhammad Faiz Yuhdi, menyatakan bahwa revisi UU TNI berpotensi mengembalikan era Orde Baru, di mana militer memiliki kendali besar dalam pemerintahan.

“Kami khawatir ini akan menjadi Orde Baru jilid dua. Sejarah mencatat, militerisme di masa lalu menyebabkan banyak tragedi yang tidak berpihak kepada rakyat,” tegas Faiz.

Di Surabaya, massa aktivis yang memperingati Hari Perempuan Internasional juga menyuarakan penolakan terhadap RUU TNI dalam aksi di depan Gedung Negara Grahadi. Mereka menilai RUU ini berpotensi mempersempit ruang kebebasan bagi kelompok masyarakat sipil, termasuk perempuan.

Elsa Ardhilia Putri, penanggung jawab aksi, mengatakan bahwa masyarakat harus terus mengawal pembahasan RUU TNI agar tidak lolos begitu saja di DPR.

“Jika tidak diawasi, RUU ini bisa segera disahkan. Oleh karena itu, kami mendesak masyarakat Surabaya untuk menolak revisi ini secara tegas,” ujarnya.

Gelombang aksi penolakan diperkirakan akan terus berlanjut, terutama menjelang rapat paripurna DPR yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Massa aksi menegaskan akan terus mengawal proses legislasi untuk memastikan RUU TNI tidak menghidupkan kembali praktik militerisme dalam kehidupan sipil di Indonesia.(DMS/CC)

Tags: berita ambonBerita MalukuDPRKampusMahasiswaRUUTNI ParipurnaTolak
Previous Post

UGM dan UII Tolak RUU TNI: Khawatirkan Kembalinya Dwifungsi Militer

Next Post

Harga Emas Antam Naik, Tembus Rp1,774 Juta per Gram

Berita Terkait

Magang Nasional Bantu Fresh Graduate Masuk Dunia Kerja
Nasional

Magang Nasional Bantu Fresh Graduate Masuk Dunia Kerja

Monday, 29 June 2026
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman di Jakarta
Nasional

Kemenkes Usut Dugaan Intimidasi terhadap dr Icha

Sunday, 28 June 2026
200 Platform Digital Laporkan Penilaian Mandiri PP Tunas
Nasional

200 Platform Digital Laporkan Penilaian Mandiri PP Tunas

Friday, 26 June 2026
Muhaimin: Perbaikan Tata Kelola MBG Tingkatkan Mutu SDM
Nasional

Muhaimin: Perbaikan Tata Kelola MBG Tingkatkan Mutu SDM

Tuesday, 23 June 2026
Haji Asal Aceh Meninggal dalam Pesawat Saat Kepulangan
Nasional

Haji Asal Aceh Meninggal dalam Pesawat Saat Kepulangan

Monday, 22 June 2026
Polisi Siagakan 4.576 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Nasional

Polisi Siagakan 4.576 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

Wednesday, 17 June 2026
Next Post
Antam

Harga Emas Antam Naik, Tembus Rp1,774 Juta per Gram

STREAMING


Download Aplikasi Radio DMS
Berita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon

 

Berita Maluku Terkini – Radio DMS

Portal berita yang menyediakan berita ambon, berita maluku, berita maluku hari ini, dan berita ambon hari ini aktual dan terpercaya.

MEDIA GROUP

  • DMS 102,7 FM Ambon
  • Carang TV Ambon
  • Duta 90,9 FM Ambon
  • Duta 98,7 FM Masohi
  • Ambon 96,8 FM Ambon

ALAMAT RADIO DMS

Studio & Kantor

JL. AY. PATTY No. 21, Lt. 2 AMBON, MALUKU 97124
Telp. : 0911-353325, 341900, 353329
Fax. : 0911-347423
Email : marketing@radiodms.com / emahaly@yahoo.com

 

 

  • Disclaimer
  • DMS MEGA Hits
  • DMS Trend 21
  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Station Radio Di Ambon
  • Tentang Kami

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.