Berita Maluku Terkini Hari Ini
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Berita Maluku Terkini - Radio DMS
No Result
View All Result

Trump Paksa Apple Buat iPhone di AS, Pakar: Cuma Dongeng

Radio DMS 1027FM by Radio DMS 1027FM
Sunday, 25 May 2025
in Politik
0
iphone 16 plus

iphone 16 plus

Jakarta (DMS) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump ngotot bahwa iPhone wajib dibuat di AS. Minggu lalu, Trump mengatakan punya sedikit masalah dengan CEO Apple Tim Cook dan hari Jumat, ia mengancam akan mengenakan tarif 25% pada iPhone.

Trump kesal dengan rencana Apple membuat sebagian besar iPhone yang dijual di AS dari pabrik di India. “Saya sudah lama memberi tahu Tim Cook tentang Apple bahwa saya harap iPhone yang dijual di AS akan diproduksi dan dibuat di AS, bukan India, atau tempat lain mana pun,” sebut Trump di Truth Social.

Berita Lainnya

Kemhan Jelaskan Alasan Manajer Koperasi Merah Putih Ikut Latsarmil

Prabowo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo

Komisi X: Hibah Motor Listrik BGN ke Guru Jangan Timbulkan Beban Baru

Namun demikian, Apple mungkin tidak peduli karena terlalu sulit membuat iPhone made in USA. Analis mengatakan mungkin lebih masuk akal bagi Apple menanggung biaya tarif daripada memindahkan produksi ke dalam negeri.

“Dalam hal profitabilitas, jauh lebih baik bagi Apple menanggung dampak tarif 25% pada iPhone yang dijual di pasar AS daripada memindahkan jalur perakitan iPhone kembali ke AS,” tulis analis Apple Ming-Chi Kuo yang dikutip detikINET dari CNBC.

Analis UBS David Vogt mengatakan bahwa tarif 25% mengejutkan tapi itu hanya akan menjadi hambatan kecil Apple karena mereka punya banyak uang dan pendapatan untuk menanggungnya jika perlu.

Ahli lama berpendapat iPhone buatan AS mustahil dibuat dan sangat mahal. iPhone yang dibuat di AS diperkirakan harganya antara USD 1.500 dan USD 3.500. Biaya tenaga kerja dan logistik pasti akan meningkat dibanding iPhone buatan Asia.

Rantai pasokan dan pabrik Apple membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dibangun, termasuk memasang peralatan dan merekrut staf. Komponen yang diimpor Apple ke Amerika Serikat untuk dirakit mungkin juga dikenakan tarif.

“Kami percaya konsep Apple memproduksi iPhone di AS adalah dongeng yang tidak mungkin,” tulis analis Wedbush Dan Ives. Namun Apple mungkin dapat mencapai kesepakatan dengan pemerintahan Trump atau menantang tarif di pengadilan.

Untuk saat ini, sebagian besar produk Apple yang paling penting termasuk iPhone masih dibebaskan dari tarif setelah Trump memberikan pembebasan tarif untuk ponsel dan komputer bulan April silam. Namun belum diketahui bagaimana kondisinya di masa depan mengingat ancaman dari Trump.

Operasional Apple di India sendiri terus berkembang meski menghadapi ancaman Trump. Foxconn, yang merakit iPhone untuk Apple, sedang membangun pabrik baru senilai USD 1,5 miliar di India yang dapat memproduksi iPhone.DMS/DC

Tags: AppleASiPhonePakarPaksaTrump
Previous Post

Investor AS-Korea Selatan Ikut Patungan Bangun Rusun di IKN

Next Post

Jadwal Liga Italia: Juventus, Roma, Lazio Berebut 1 Tiket Liga Champions

Berita Terkait

Kemhan Jelaskan Alasan Manajer Koperasi Merah Putih Ikut Latsarmil
Politik

Kemhan Jelaskan Alasan Manajer Koperasi Merah Putih Ikut Latsarmil

Saturday, 27 June 2026
Prabowo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo
Politik

Prabowo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo

Wednesday, 24 June 2026
Komisi X: Hibah Motor Listrik BGN ke Guru Jangan Timbulkan Beban Baru
Politik

Komisi X: Hibah Motor Listrik BGN ke Guru Jangan Timbulkan Beban Baru

Tuesday, 23 June 2026
Gibran Kunjungi NTT hingga Papua, Ajak Lima Mahasiswa
Politik

Gibran Kunjungi NTT hingga Papua, Ajak Lima Mahasiswa

Thursday, 18 June 2026
Verifikasi Penerima Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit
Politik

Verifikasi Penerima Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Wednesday, 17 June 2026
Rusia Cegat 172 Drone Ukraina, 60 Mengarah ke Moskow
Politik

Rusia Cegat 172 Drone Ukraina, 60 Mengarah ke Moskow

Wednesday, 17 June 2026
Next Post
logo serie a

Jadwal Liga Italia: Juventus, Roma, Lazio Berebut 1 Tiket Liga Champions

STREAMING


Download Aplikasi Radio DMS
Berita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon

 

Berita Maluku Terkini – Radio DMS

Portal berita yang menyediakan berita ambon, berita maluku, berita maluku hari ini, dan berita ambon hari ini aktual dan terpercaya.

MEDIA GROUP

  • DMS 102,7 FM Ambon
  • Carang TV Ambon
  • Duta 90,9 FM Ambon
  • Duta 98,7 FM Masohi
  • Ambon 96,8 FM Ambon

ALAMAT RADIO DMS

Studio & Kantor

JL. AY. PATTY No. 21, Lt. 2 AMBON, MALUKU 97124
Telp. : 0911-353325, 341900, 353329
Fax. : 0911-347423
Email : marketing@radiodms.com / emahaly@yahoo.com

 

 

  • Disclaimer
  • DMS MEGA Hits
  • DMS Trend 21
  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Station Radio Di Ambon
  • Tentang Kami

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.