Jakarta (DMS) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban hilang akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berkurang 12 orang setelah data terbaru dari posko ketiga provinsi dimutakhirkan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa daftar pencarian orang yang sebelumnya berjumlah 264 kini turun menjadi 252 jiwa.
“Pengurangan ini berdasarkan verifikasi data terbaru dari tim di lapangan. Meski begitu, pencarian korban yang masih hilang tetap dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan kondisi cuaca,” ujar Muhari dalam konferensi pers daring, Rabu.
Dalam laporan yang sama, BNPB juga mencatat penambahan lima korban meninggal, sehingga totalnya mencapai 969 jiwa. Korban terbaru terdiri dari dua warga di Langkat, Sumatera Utara, dan tiga warga di Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Sementara itu, jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak mencapai 894.501 orang, naik 500 orang dibanding data sebelumnya. Penambahan pengungsi terjadi di Sumatera Utara.
Muhari menegaskan bahwa pemerintah terus memperbarui pendataan dan pencarian korban melalui koordinasi lintas daerah. Ia juga memastikan distribusi bantuan bagi para penyintas berjalan tanpa hambatan di seluruh posko pengungsian.
DMS/AC











