Kupang (DMS) – Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta kembali meminta perpanjangan proses pencarian satu korban tenggelamnya KM Putri Sakinah yang hingga kini belum ditemukan. Rabu (7/1) sebelumnya ditetapkan sebagai hari terakhir operasi pencarian.
Kepala Bidang Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan, permintaan tersebut disampaikan Kedubes Spanyol dan telah dibahas dalam evaluasi bersama Kapolres Manggarai Barat serta Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere.
“Berdasarkan informasi dari Kepala Kantor SAR Maumere, rencananya operasi pencarian akan diperpanjang selama dua hari,” kata Henry saat dihubungi di Kupang, Rabu.
Perpanjangan operasi SAR akan dilakukan mulai Kamis (8/1) hingga Jumat (9/1) dengan menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
Hingga Rabu (7/1), pencarian telah memasuki hari ke-13. Selama operasi berlangsung, tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga korban dari total empat orang yang dilaporkan hilang. Korban yang ditemukan terdiri atas seorang anak perempuan berusia 12 tahun, seorang pelatih asal Valencia, serta seorang anak laki-laki berusia 10 tahun.
Dengan perpanjangan waktu pencarian, pihak berwenang berharap korban terakhir dapat segera ditemukan.
Diketahui, kecelakaan laut tersebut terjadi pada kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kapal pinisi itu mengangkut 11 orang, terdiri atas enam wisatawan asal Spanyol, satu pemandu wisata, dan empat kru kapal.
Dari seluruh penumpang dan kru, tujuh orang berhasil diselamatkan, sementara empat lainnya sempat dinyatakan hilang.
DMS/AC











