Berita Maluku Terkini Hari Ini
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Berita Maluku Terkini - Radio DMS
No Result
View All Result

Adopsi AI Makin Masif, Serangan Siber ke API di Asia Pasifik Meroket

Radio DMS 1027FM by Radio DMS 1027FM
Saturday, 18 April 2026
in Lifestyle
0
Adopsi AI Makin Masif, Serangan Siber ke API di Asia Pasifik Meroket

akamai

Jakarta (DMS) – Berbagai perusahaan di kawasan Asia-Pasifik (APAC) kini tengah berlomba menanamkan kecerdasan buatan (AI) ke dalam layanan digital mereka. Sayangnya, tren positif ini ternyata ikut membuka celah keamanan fatal pada fondasi Application Programming Interface (API) yang mereka gunakan.

Berdasarkan laporan State of the Internet (SOTI) 2026 dari Akamai, ketergantungan pada AI rupanya melahirkan risiko kerentanan baru. Inovasi yang kelewat cepat ternyata tidak dibarengi dengan kematangan sistem keamanan siber perusahaan.

Berita Lainnya

Deteksi Dini Tingkatkan Keberhasilan Penanganan Tumor Otak

Empat Film Indonesia Tampil di Festival Film Shanghai

Dokter Bagikan Tips Rawat Kulit Saat Beraktivitas di Luar

Akamai mencatat ada hampir 65 miliar serangan yang menyasar aplikasi web dan API di kawasan Asia-Pasifik sepanjang tahun 2025 lalu. Angka mengerikan ini melonjak tajam hingga 23 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Secara global, kondisinya juga tidak kalah mengkhawatirkan. Sebanyak 87 persen perusahaan mengaku pernah mengalami insiden keamanan terkait API. Serangan DDoS Layer 7 yang langsung menargetkan proses permintaan pengguna juga meroket hingga 104 persen dalam dua tahun terakhir.

Sifat serangannya pun kini dilaporkan mulai bergeser. Sebanyak 61 persen serangan API di APAC kini memanipulasi logika bisnis secara langsung, bukan sekadar mengeksploitasi celah teknis sistem seperti di masa lalu.

Bot jahat yang disokong AI kini makin pintar meniru lalu lintas pengguna asli untuk mengelabui sistem pertahanan tradisional. Mereka bisa mengganggu layanan, mencuri data, hingga menyedot habis token AI perusahaan yang harganya sangat mahal.

Sektor ritel dan jasa keuangan tercatat menjadi sasaran paling empuk karena tingginya perputaran transaksi digital. Selain itu, perusahaan telekomunikasi dan teknologi juga terus mendapat tekanan serangan seiring dengan makin luasnya layanan API mereka.

Masalah ini makin diperparah dengan tren vibe coding atau penulisan kode instan menggunakan AI. Pengembang kini bisa merilis aplikasi dengan sangat cepat, namun sering kali meninggalkan celah salah konfigurasi karena minimnya pengawasan manusia.

Tantangan di setiap negara pun berbeda-beda. Negara maju seperti Singapura dan Jepang mulai kewalahan mengawasi jutaan API yang beroperasi. Sementara itu, negara berkembang seperti Vietnam dan Thailand justru menjadi sasaran empuk karena kekurangan tenaga ahli keamanan siber.

Direktur Teknologi dan Strategi Keamanan APJ Akamai Reuben Koh menyebut adopsi AI memang mempercepat transformasi bisnis. Namun, ia mengingatkan bahwa kecepatan ini telah menciptakan kesenjangan tata kelola keamanan yang makin lebar.

“Di seluruh kawasan Asia-Pasifik, penerapan kecerdasan buatan (AI) mempercepat transformasi bisnis dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, kecepatan ini juga telah menyebabkan kesenjangan tata kelola yang semakin melebar, sehingga memaksa berbagai organisasi untuk meninjau kembali lanskap risiko mereka secara keseluruhan,” jelas Reuben, dalam keterangan yang diterima detikINET.

Perusahaan kini didesak untuk memiliki visibilitas yang lebih transparan terhadap API mereka dan rutin melakukan pemantauan sistem. Jika sistem keamanan fondasi data ini terus diabaikan, perusahaan harus bersiap menghadapi risiko gangguan operasional dan kerugian finansial yang parah. Saat ini API tidak lagi sekadar menjadi jembatan penghubung antarsistem, melainkan sudah menjadi jantung utama dari struktur data perusahaan.

DMS/DC

Tags: #adopsiAIApiAsiaMasifSiber
Previous Post

80% Orang Indonesia Beli Mobil yang Harganya di Bawah Rp 300 Juta!

Next Post

Jakarta Basmi 6,9 Ton Ikan Sapu-sapu, Benarkah Berisiko Picu Kanker?

Berita Terkait

Deteksi Dini Tingkatkan Keberhasilan Penanganan Tumor Otak
Lifestyle

Deteksi Dini Tingkatkan Keberhasilan Penanganan Tumor Otak

Thursday, 25 June 2026
Empat Film Indonesia Tampil di Festival Film Shanghai
Lifestyle

Empat Film Indonesia Tampil di Festival Film Shanghai

Wednesday, 24 June 2026
Dokter Bagikan Tips Rawat Kulit Saat Beraktivitas di Luar
Lifestyle

Dokter Bagikan Tips Rawat Kulit Saat Beraktivitas di Luar

Tuesday, 23 June 2026
Kebiasaan yang Tingkatkan Kualitas Tidur Saat Perimenopause
Lifestyle

Kebiasaan yang Tingkatkan Kualitas Tidur Saat Perimenopause

Thursday, 18 June 2026
Latihan Beban 90 Menit per Minggu Bantu Perpanjang Usia
Lifestyle

Latihan Beban 90 Menit per Minggu Bantu Perpanjang Usia

Tuesday, 16 June 2026
Lapar Setelah Makan Kenyang Bisa Jadi Tanda Gangguan Kesehatan
Lifestyle

Lapar Setelah Makan Kenyang Bisa Jadi Tanda Gangguan Kesehatan

Monday, 15 June 2026
Next Post
Jakarta Basmi 6,9 Ton Ikan Sapu-sapu, Benarkah Berisiko Picu Kanker?

Jakarta Basmi 6,9 Ton Ikan Sapu-sapu, Benarkah Berisiko Picu Kanker?

STREAMING


Download Aplikasi Radio DMS
Berita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon

 

Berita Maluku Terkini – Radio DMS

Portal berita yang menyediakan berita ambon, berita maluku, berita maluku hari ini, dan berita ambon hari ini aktual dan terpercaya.

MEDIA GROUP

  • DMS 102,7 FM Ambon
  • Carang TV Ambon
  • Duta 90,9 FM Ambon
  • Duta 98,7 FM Masohi
  • Ambon 96,8 FM Ambon

ALAMAT RADIO DMS

Studio & Kantor

JL. AY. PATTY No. 21, Lt. 2 AMBON, MALUKU 97124
Telp. : 0911-353325, 341900, 353329
Fax. : 0911-347423
Email : marketing@radiodms.com / emahaly@yahoo.com

 

 

  • Disclaimer
  • DMS MEGA Hits
  • DMS Trend 21
  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Station Radio Di Ambon
  • Tentang Kami

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.