Jakarta (DMS) – Dokter dan pakar kecantikan membagikan sejumlah tips perawatan kulit bagi masyarakat yang sering bepergian atau beraktivitas di luar ruangan. Langkah-langkah sederhana dinilai penting untuk menjaga kesehatan kulit dari dampak paparan debu, polusi, keringat, dan cuaca panas yang dapat menyebabkan kulit kusam hingga dehidrasi.
Paparan lingkungan saat beraktivitas di luar ruangan dapat membuat kulit lebih rentan mengalami penyumbatan pori-pori, kehilangan kelembapan, serta munculnya berbagai masalah kulit lainnya. Karena itu, perawatan yang tepat diperlukan untuk menjaga kondisi kulit tetap sehat.
CEO klinik dermatologi DermaPuritys, Lalita Arya, mengatakan perawatan kulit pada cuaca panas tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Menurut dia, rutinitas dasar seperti membersihkan wajah, menggunakan pelembap, dan mengaplikasikan tabir surya sudah menjadi fondasi utama dalam menjaga kesehatan kulit.
“Untuk rutinitas dasar perawatan kulit saat cuaca panas, biasanya cukup dengan tiga langkah utama,” kata Arya, seperti dikutip dari Hindustan Times pada Senin.
Arya menjelaskan, langkah pertama adalah membersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut. Cara ini dapat membantu mengangkat debu, polusi, dan sisa riasan tanpa menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan kulit.
Setelah itu, penggunaan pelembap perlu disesuaikan dengan jenis kulit masing-masing. Pemilik kulit kering disarankan memilih produk yang mengandung bahan pelembap seperti asam hialuronat untuk menjaga kelembapan kulit. Sementara itu, pemilik kulit berminyak dapat menggunakan pelembap berbahan dasar gel yang terasa lebih ringan di kulit.
Ia menegaskan bahwa penggunaan tabir surya dengan Sun Protection Factor (SPF) minimal 30 merupakan langkah yang tidak boleh diabaikan. Menurut Arya, perlindungan terhadap sinar matahari tetap diperlukan meskipun seseorang bepergian menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Selain itu, tabir surya perlu diaplikasikan ulang secara berkala karena keringat dan aktivitas sehari-hari dapat mengurangi efektivitas perlindungannya terhadap paparan sinar ultraviolet.
Tidak hanya perawatan dari luar, Arya juga menekankan pentingnya menjaga hidrasi tubuh untuk mendukung kesehatan kulit. Ia menyarankan masyarakat memenuhi kebutuhan cairan harian dengan cukup minum air putih serta mengonsumsi buah-buahan yang kaya kandungan air.
Sementara itu, dokter kosmetologi Sonia Gupta mengatakan debu, polusi, dan keringat yang menumpuk selama perjalanan atau aktivitas di luar ruangan dapat menyumbat pori-pori dan membuat kulit tampak kusam.
Karena itu, Gupta menyarankan pembersihan wajah secara menyeluruh pada akhir hari. Bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan, metode double cleansing atau pembersihan wajah dua tahap dinilai efektif untuk membantu mengangkat kotoran dan sisa produk yang menempel pada kulit.
Ia juga merekomendasikan penggunaan produk perawatan kulit yang ringan, berbasis air, dan tidak mudah menyumbat pori-pori agar kulit tetap nyaman meski berada dalam cuaca panas.
Untuk membantu menenangkan kulit yang terpapar panas dalam waktu lama, Gupta menyarankan penggunaan bahan-bahan seperti lidah buaya, mentimun, teh hijau, dan centella asiatica yang dikenal memiliki efek menenangkan serta membantu mengurangi iritasi pada kulit.
Selain wajah, Gupta mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perawatan area mata dan bibir. Menurut dia, kedua area tersebut lebih rentan mengalami kekeringan dan iritasi akibat paparan panas, debu, serta penggunaan pendingin ruangan dalam waktu yang lama.
DMS/AC











