Berita Maluku Tengah, Leihitu – Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, menyalurkan bantuan usaha mikro bagi 847 penerima manfaat, di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon.
Besaran bantuan dana pemerintah sebesar Rp.1,16 miliar tersebut diberikan bagi 847 penerima manfaat yang tersebar di sebelas negeri/desa di Kecamatan tersebut.
Penyerahan bantuan terpusat di kantor Kecamatan Leihutu, Jumat (11/06/2021), dilakukan oleh Bupati Tuasikal Abua didampingi, Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Maluku Tengah, Ny Hj Amien Ru’ati Amien Tuasikal, Wakil Ketua TP-PKK Ny, Joan Lelury serta Ketua Dharma Wanita, Ana Sahubawa.
Bupati mengatakan, adanya covid 19 berdampak terhadap menurunya pertumbuhan ekonomi nasional. Dan sektor yang benar-benar terpukul dengan kondisi ini salah satunya sektor usaha kecil mikro dan menengah (UMKM).
“Oleh sebab itu, melalui bantuan usaha mikro ini, saya berharap program ini bisa menyelamatkan pelaku usaha dari ancaman gulung tikar di masa pandemi dan memulihkan ekonomi nasional untuk jangka panjang” kata Tuasikal.
Disebutkan pemberian dana usaha di Kecamatan Leihitu diikuti dengan program pelatihan sesuai kearifan lokal seperti pelatihan kuliner, membatik maupun pelatihan tata boga dan lainya seuai jenis usaha yang diminati.
Pada kesempatan yang sama Bupati juga mengingatkan warga di Kecamatan Leihutu, untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dimasa pandemo covid 19
“Mengingat rutinitas warga dari daerah itu cukup tinggi, apalagi kota Ambon saat ini masuk kategori zona orange, saya harap protokol kesehatan tetap dijaga, memakai masker mencuci tangan, dan menghindari kerumunan”ingtanya.
diketahui, sejumlah kegiatan mengisi Safari kerja Bupati dan rombongan di Kecamatan Leihitu antara lain, pemberian bantuan peningkatan ketahanan pangan, pemberian beras bagi masyarakat kurang mampu sebanyak 11 ton untuk 1.100 kepala keluarga.
Kagiatan lainya yakni, sosilisasi UU No 23 tentang KDRT, pengobatan gratis, pelayanan KB berupa pemasangan implant gratis, bantuan bibit sayuran kepada kelompok tani Ulihalawang Negeri Hila, penyuluhan lingkungan sehat perumahan, Pelatihan tata boga, membatik, kegiatan pemberdayan industri dan pelatihan pengolahan industri terpadu kelapa dalam hal ini Nata de Coco dan VCO. (DMS)