Labuan Bajo (DMS) – Gunung Lewotobi Laki-laki yang berlokasi di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan satu kali letusan pada Sabtu (1/8) dini hari.
Menurut laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), erupsi terjadi pada pukul 01.05 WITA. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 18.000 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal, mengarah ke barat daya, barat, dan barat laut. Letusan ini juga tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan durasi kurang lebih 14 menit 5 detik. Suara gemuruh dan dentuman keras turut terdengar dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki.
Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Status Level IV (Awas). PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 6 km dari pusat erupsi, serta dalam jarak sektoral sejauh 7 km ke arah barat daya hingga timur laut dari kawah aktif.
PVMBG juga memperingatkan potensi banjir lahar hujan di sekitar sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama jika terjadi hujan deras. Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan masker atau pelindung hidung dan mulut guna menghindari dampak buruk abu vulkanik terhadap sistem pernapasan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan siap melakukan tindakan darurat apabila kondisi memburuk. DMS/AC










