Jakarta (DMS) – Sejumlah keluarga korban kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) CommuterLine dan Kereta Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur masih menunggu hasil identifikasi korban di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Salah satu keluarga yang menanti kepastian adalah Wasirin, kerabat dari Vica Acnia Pratiwi yang hingga kini belum diketahui keberadaannya sejak insiden kecelakaan terjadi.
“Pastinya kami berharap dan masih menunggu hasil identifikasi dari rumah sakit di sini,” kata Wasirin di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa.
Proses identifikasi korban kecelakaan tersebut masih berlangsung di posko Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri. Sejumlah keluarga korban mendatangi posko dengan membawa data ante mortem atau data sebelum kematian guna membantu pencocokan identitas.
Wasirin mengatakan pihak keluarga telah menyerahkan dokumen identitas berupa KTP dan ijazah untuk mendukung proses pengecekan sidik jari.
“Kami sudah menyerahkan KTP, dan diminta juga ijazah untuk membantu pengecekan sidik jari. Sekarang masih menunggu hasilnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keluarga mulai khawatir setelah tidak berhasil menghubungi Vica sejak Senin malam (27/4), bertepatan dengan waktu terjadinya kecelakaan. Berbagai upaya komunikasi yang dilakukan keluarga tidak mendapatkan respons.
“Keluarga di Bekasi sudah coba menghubungi sejak malam, tapi tidak ada balasan sama sekali. Akhirnya saya diminta ke sini untuk memastikan,” kata Wasirin.
Setibanya di RS Polri, Wasirin sempat diarahkan ke bagian forensik sebelum diminta melengkapi data ante mortem. Data tersebut akan dicocokkan dengan data post mortem korban yang saat ini tengah diperiksa oleh tim DVI.
“Kami masih menunggu, apakah dari korban yang ada ini termasuk keponakan saya atau bukan. Belum ada kepastian sampai sekarang,” ucapnya.
Sebelumnya, keluarga juga telah melakukan pencarian ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi, namun nama Vica tidak ditemukan dalam daftar pasien maupun korban yang dirawat.
“Kami sudah cek di rumah sakit di Bekasi, tidak ada. Jadi kami menduga kemungkinan ada di sini, tapi masih menunggu kepastian dari tim,” katanya.
Di tengah situasi tersebut, orang tua Vica masih dalam perjalanan menuju Jakarta setelah sebelumnya berada di kampung halaman untuk melayat anggota keluarga yang meninggal dunia.
“Orang tuanya masih di jalan menuju ke sini. Mereka sebelumnya sedang melayat karena ada keluarga yang meninggal,” tutur Wasirin.
Keluarga berharap proses identifikasi segera rampung agar memberikan kepastian mengenai keberadaan Vica. Mereka juga masih berharap Vica tidak termasuk dalam daftar korban kecelakaan tersebut.
“Kami hanya bisa menunggu hasilnya. Semoga bukan termasuk korban,” ujar Wasirin.
Sementara itu, RS Polri Kramat Jati telah menerima 10 kantong jenazah sejak Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Hingga kini, tujuh keluarga korban kecelakaan KRL di Bekasi Timur tercatat telah melapor ke posko identifikasi korban DVI.
DMS/AC










