Berita Maluku Tengah, Telutih – Ketua Tim Penggerak PKK Maluku Tengah Amin Ruaty Tuasikal bersama melakukan kunjungan kerja di Wilayah Kecamatan Telutih. Dalam kunjungan tersebut Amin Ruaty Tuasikal didampingi Wakil Ketua TP-PKK, Joan Leleury membuka acara Sosialisasi UU KDRT sekaligus melantik Ketua TP PKK Kecamatan Telutih.
Ketua TP-PKK Hj Ruaty Tuasikal mengatakan, PKK memiliki peran penting dan strategis dalam berkontribusi menghapus persoalan kekerasan anak dan remaja, diantaranya dengan mendorong Pemerintah Desa mengalokasikan dana desanya untuk pencegahan dan penanganan kasus anak, penambahan media penyuluhan terhadap anak, sesuai dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga.
Disebutkan, merubah pola pikir keluarga semakin peka dan ramah anak menjadi poin penting menghadapi problematika yang terjadi. Masyarakat juga harus ramah dan layak bagi tumbuh kembang anak.
Menurutnya sebagai orangtua, harus memberikan kesempatan kepada anak seluas-luasnya untuk mencari jati dirinya sendiri. Namun tetap dalam pengawasan dan perhatian orang tua. *
Disebutkan upaya penyadaran terkait pendidikan, tidak hanya mengejar prestasi akademik saja, tetapi harus juga dapat melatih mental spiritual bagi anak-anak.
Menurutnya trend kekerasan terhadap perempuan dan anak cenderung meningkat, untuk itu diperlukan gerakan kerakyatan untuk mengantisipasinya.
Pada kesmepatan itu Ruaty Tuasikal juga tak lupa mengimbau warga terutama Ibu-Ibu di Kecamatan di Kecamatan Telutih untuk selalu menerapkan protokol kesehatan baik dalam lingkungan rumah maupun lingkungan masyarakat sekitar, karena pandemic Covid 19 masih mewabah.
Untuk memberdayakan masyarakat di Kecamatan itu, TP-PKK Maluku Tengah juga melakukan pelatihan kuliner berbahan dasar pangan lokal bagi ibu-ibu di kecamatan tersebut.
Kegiatan lain mengisi kunker itu seperti pengobatan massal, serta berbagai Pelatihan dan Pembinaan bagi kader-kader PKK dan P2TP2A di Kecamatan Telutih.
Pada kesempatan yang sama Ruati Tuasikal bersama Bupati Maluku tengah Abdulah Tuasikal dan sejumlah Pimpinan OPD Kabupaten itu, menyerahkan bantuan pemberdayaan kepada masyarakat setempat.
Bantuan yang diserahkan berupa penambahan Pagu Alokasi Dana Negeri kepada 10 Negeri di Kecamatan Telutih. Bantuan pemerintah bagi Usaha Mikro kepada, bantuan cadangan beras pemerintah daerah sebanyak 4 Ton kepada masyarakat.
Bantuan kegiatan pengembangan tanaman jagung kepada 2 kelompok tani Wailao dan tunas muda, bantuan peningkatan kualitas perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah kepada 40 KK masing-masing sebesar Rp.20 juta.DMS