Padang (DMS) – Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi melaporkan terjadi erupsi Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, pada Minggu pagi. Letusan tersebut menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 500 meter dari puncak gunung dan mengarah ke tenggara.
Petugas PGA Gunung Marapi, Teguh Firmansyah, menjelaskan bahwa erupsi terjadi pada pukul 08.02 WIB.
“Terjadi erupsi Gunung Marapi pukul 08.02 WIB, dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak,” ujarnya saat dikonfirmasi di Kota Padang, Minggu.
Berdasarkan laporan PGA, kolom abu yang keluar berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan condong ke arah tenggara. Aktivitas erupsi tersebut juga terekam melalui alat seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 21,4 milimeter dan berlangsung selama 29 detik.
Saat ini, Gunung Marapi yang memiliki ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) masih berstatus Level II atau Waspada.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang harus dipatuhi masyarakat guna mengantisipasi potensi bahaya.
Pertama, masyarakat maupun wisatawan dilarang melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas gunung, yakni Kawah Verbeek.
Kedua, masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Marapi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar dingin, terutama saat terjadi hujan atau memasuki musim penghujan.
Selain itu, apabila terjadi hujan abu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan.
PVMBG juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif serta tidak menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoaks terkait aktivitas gunung api tersebut.











