Ambon, Maluku (DMS) – Bulan suci Ramadan membawa berkah bagi para pedagang kelapa muda di Kota Ambon. Omzet mereka meningkat hingga dua kali lipat seiring dengan tingginya permintaan buah tropis ini untuk berbuka puasa.
Kelapa muda menjadi pilihan favorit masyarakat karena kesegarannya serta manfaat kesehatannya. Tak heran, menjelang waktu berbuka, para pedagang kelapa muda kebanjiran pembeli yang mencari minuman segar untuk melepas dahaga.
Didit, salah satu pedagang kelapa muda di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, mengungkapkan bahwa penjualannya meningkat drastis sejak memasuki Ramadan.
Meski harga kelapa naik sebesar Rp1.000 hingga Rp12.000 per buah, minat pembeli tetap tinggi. Kelapa muda dijual baik dalam bentuk utuh maupun es kelapa yang siap dikonsumsi.
Ia mengaku membeli kelapa muda dari penjual yang datang dari pulau Seram dengan harga Rp6000 hingga Rp 7000 tergantung jenis kelapa kemudian kembali menjual dengan harga Rp10.000 hingga Rp12.000 per buah, baik untuk kelapa utuh maupun yang telah dikemas air dan dagingnya.
Diakui banyak pelanggan yang membeli tiga hingga empat buah kelapa, biasanya mereka meminta air dan daging kelapa saja untuk dibawa pulang. Sedangkan yang membeli dalam bentuk utuh biasanya membeli dua hingga tiga buah.
Asraf pedagang lainya, mengaku mulai berjualan sejak pukul 13.00 WIT dan terus sibuk melayani pembeli hingga menjelang waktu berbuka.
Rata-rata pelanggan membeli tiga hingga sepuluh buah kelapa dan meminta agar airnya dimasukkan ke dalam kantong plastik untuk dibawa pulang.
Diakui berjualan kelapa muda saat Ramadan sangat menguntungkan. Dengan harga jual Rp10.000 hingga Rp 12.000 per buah. Keuntungan yang didapat cukup besar.
Tingginya permintaan kelapa muda selama Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang di Kota Ambon. Mereka berharap tren ini terus berlanjut hingga akhir bulan puasa.DMS