Berita Maluku Terkini Hari Ini
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Berita Maluku Terkini - Radio DMS
No Result
View All Result

Pemda Maluku Utara Perjuangkan Ternate Jadi Embarkasi Haji

Radio DMS 1027FM by Radio DMS 1027FM
Friday, 2 June 2023
in Berita Maluku Utara
0
Haji

Berita Maluku Utara, Ternate  – Provinsi Maluku Utara setiap tahun memberangkatkan jamaah calon haji (JCH) dari provinsi ini ke Tanah Suci melalui embarkasi haji Makassar. Untuk keperluan ini, pada musim haji 2023, Pemprov Malut harus mengeluarkan biaya embarkasi sebanyak Rp6 miliar.

Biaya embarkasi haji itu seharusnya menjadi beban JCH, tetapi Pemprov Malut dan seluruh pemerintah kabupaten/kota di provinsi kepulauan ini sepakat mengalokasikan melalui APBD, sebagai wujud kepedulian terhadap para JCH, yang sebagian di antaranya dari kalangan kurang mampu.

Berita Lainnya

PLN Dukung Penguatan Layanan Kesehatan di RSUD Pulau Morotai melalui Penambahan Daya hingga 690 kVA

PLN Dorong Keandalan Listrik Sektor Pariwisata Ternate, Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Kualitas Layanan Hotel Bela

PLN Perkuat Layanan Listrik Sekolah Rakyat Tobelo untuk Dukung Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Berangkat ke Tanah Suci melalui embarkasi haji Makassar, bagi JCH dari sebagian besar kabupaten kota di provinsi berpenduduk 1,4 juta jiwa ini menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi JCH berusia lanjut, memiliki penyakit bawaan, dan menggunakan kursi roda.

JCH dari Kabupaten Pulau Taliabo dan Kabupaten Kepulauan Sula, misalnya, sebelum diterbangkan dari Ternate ke Makassar, mereka harus menggunakan transportasi laut ke Ternate lebih dari 15 jam, yang dalam perjalanan sering menghadapi gelombang tinggi.

Lain lagi bagi JCH dari sejumlah kabupaten di daratan Pulau Halmahera, seperti Kabupaten Halmahera Timur. JCH dari daerah ini harus menggunakan angkutan darat selama 7 jam ke Sofifi kemudian melanjutkan dengan angkutan laut ke Ternate dan diberangkatkan ke embarkasi haji Makassar setelah menginap semalam di Asrama Haji Ternate.

Pemprov Malut telah mengusulkan Ternate menjadi embarkasi haji ke Pemerintah Pusat, agar JCH dari 10 kabupaten/kota di provinsi penghasil rempah ini diberangkatkan ke Tanah Suci langsung dari Ternate, agar tidak lagi mengeluarkan biaya embarkasi haji.

Dengan demikian, anggaran biaya embarkasi haji sebesar Rp6 miliar yang dikeluarkan setiap pemberangkatan JCH Malut melalui embarkasi haji Makassar dapat dialihkan untuk program lain, misalnya, peningkatan pendapatan masyarakat kurang mampu agar mereka bisa menabung untuk menunaikan ibadah haji.

Selain itu, jika Ternate menjadi embarkasi haji juga akan menggerakkan aktivitas ekonomi Malut, khususnya Ternate pada setiap musim haji, misalnya, usaha penyediaan makanan untuk JCH di asrama haji dan angkutan JCH ke bandara.

Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba sampai kini terus meyakinkan Pemerintah Pusat, termasuk Presiden Joko Widodo saat berkunjung di Malut beberapa waktu lalu, mengenai perlunya Ternate menjadi embarkasi haji, yang nantinya tidak hanya dimanfaatkan JCH Malut, tetapi juga dari sejumlah provinsi tetangga.

Provinsi tetangga seperti Sulawesi Utara, Maluku, dan lima provinsi di wilayah Papua akan lebih memilih memberangkatkan JCH dari daerahnya ke Tanah Suci melalui embarkasi haji Ternate karena lebih dekat dan biaya pesawat dari dan ke Ternate juga lebih murah dibandingkan ke Makassar.

Di Indonesia ada 14 daerah embarkasi haji, sebagian besar berada di wilayah Jawa dan Sumatera, sedangkan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua hanya ada di Makassar, yang selama ini dimanfaatkan JCH dari ke tiga wilayah itu untuk berangkat ke Tanah Suci.

Menjadikan Ternate embarkasi haji, sebenarnya sejak awal telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Agama. Akan tetapi, untuk merealisasikannya terbentur dengan kondisi Bandara Sultan Babullah Ternate yang dinilai belum memenuhi syarat menjadi bandara embarkasi haji.

Bandara Sultan Babullah Ternate yang terletak di bagian utara kaki Gunung Gamalama itu dinilai belum memungkinkan didarati pesawat berbadan lebar berkapasitas lebih dari 300 penumpang atau satu kelompok terbang (kloter), yang selama ini digunakan dalam pengangkutan JCH ke Tanah Suci.

Oleh karena itu, Kakanwil Kementerian Agama Malut, Amar Manaf, menyarankan Pemprov Malut membenahi bandara Sultan Babullah Ternate, agar sesuai dengan persyaratan sebagai bandara embarkasi haji sehingga Ternate dapat dijadikan embarkasi haji.

Ihwal asrama haji tidak ada masalah karena kapasitas asrama haji di Ternate tercatat 500 tempat tidur yang sudah sesuai dengan syarat untuk menjadi asrama haji embarkasi. Kalaupun dibutuhkan tambahan, Kementrian Agama juga siap membangunnya.

Begitu pula fasilitas rumah sakit di Ternate untuk perawatan JCH yang sakit, juga tersedia cukup banyak, salah satunya RSUD Chasan Boessoerie dengan klasifikasi tipe B, yang memiliki fasilitas medis dan tenaga medis memadai, termasuk dokter spesialis.

Pembenahan Bandara Sultan Babullah Ternate, sesuai laporan dari Dinas Perhubungan Malut, sudah masuk dalam program strategis nasional dengan prioritas penambahan panjang landasan dari 2.300 meter menjadi minimal 2.800 meter agar bisa didarati pesawat berbadan lebar, seperti pesawat pengangkut JCH ke Tanah Suci.

Seharusnya pembenahan bandara Sultan Babullah Ternate itu sudah dilaksanakan tetapi ditangguhkan karena adanya pandemi COVID-19 yang mengakibatkan anggaran Pemerintah Pusat lebih banyak diprioritaskan untuk penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

Pembenahan Bandara Sultan Babullah Ternate tidak hanya untuk kepentingan sebagai bandara embarkasi haji, tetapi juga menjadi bandara internasional guna mendukung pengembangan sektor pariwisata dan industri di Malut.

Bagi Sultan Ternate Hidayahtullah Sjah, menjadikan Ternate sebagai embarkasi haji merupakan keniscayaan, terutama jika dikaitkan dengan peran Ternate pada masa lampau yang menjadi salah satu pusat penyebaran Islam di Indonesia Timur bahkan sampai ke wilayah Filipina.

Dengan peran tersebut, seharusnya Ternate tidak hanya menjadi embarkasi haji, tetapi juga mendapat kuota haji yang banyak. Kuota haji Malut saat ini, yang hanya 1.076 orang, sangat sedikit dibandingkan dengan besarnya minat masyarakat di provinsi ini yang ingin menunaikan ibadah haji.

Daftar tunggu di seluruh kabupaten/kota di Malut saat ini sangat banyak. Bahkan, di Kota Ternate daftar tunggunya lebih dari 3.000 orang.

Mereka harus menunggu hingga 21 tahun untuk diberangkatkan semuanya jika kuota haji untuk Ternate tetap hanya 260 orang.(Antara-DMS)

Tags: Calon Jemaah Haji TernateEmbarkasi HajiMaluku UtaraTernate
Previous Post

Berkas Perkara Korupsi Dana Desa Kotalama Diserahkan JPU Ke PN Ambon

Next Post

Maluku Perlu Tingkatkan Produksi Perikanan Usai KTT ASEAN

Berita Terkait

PLN Dukung Penguatan Layanan Kesehatan di RSUD Pulau Morotai
Berita Maluku

PLN Dukung Penguatan Layanan Kesehatan di RSUD Pulau Morotai melalui Penambahan Daya hingga 690 kVA

Friday, 26 June 2026
PLN Dorong Keandalan Listrik Sektor Pariwisata Ternate
Berita Maluku

PLN Dorong Keandalan Listrik Sektor Pariwisata Ternate, Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Kualitas Layanan Hotel Bela

Thursday, 25 June 2026
PLN Perkuat Layanan Listrik Sekolah Rakyat Tobelo untuk Dukung Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Berita Maluku

PLN Perkuat Layanan Listrik Sekolah Rakyat Tobelo untuk Dukung Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Wednesday, 24 June 2026
Media Gathering PLN di PLTU Tidore, Hadirkan Pemahaman Langsung Tentang Sistem Kelistrikan
Berita Maluku

Media Gathering PLN di PLTU Tidore, Hadirkan Pemahaman Langsung Tentang Sistem Kelistrikan

Saturday, 20 June 2026
PLN Ternate Gerak Cepat Tangani Kabel JTR yang Jatuh di Gamalama, Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Berita Maluku

PLN Ternate Gerak Cepat Tangani Kabel JTR yang Jatuh di Gamalama, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Wednesday, 17 June 2026
Percepat Transisi Energi Hijau, PLN Siapkan Pembangunan PLTS 600 kWp di Pulau Morotai
Berita Maluku

Percepat Transisi Energi Hijau, PLN Siapkan Pembangunan PLTS 600 kWp di Pulau Morotai

Wednesday, 17 June 2026
Next Post
Perikanan

Maluku Perlu Tingkatkan Produksi Perikanan Usai KTT ASEAN

STREAMING


Download Aplikasi Radio DMS
Berita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon

 

Berita Maluku Terkini – Radio DMS

Portal berita yang menyediakan berita ambon, berita maluku, berita maluku hari ini, dan berita ambon hari ini aktual dan terpercaya.

MEDIA GROUP

  • DMS 102,7 FM Ambon
  • Carang TV Ambon
  • Duta 90,9 FM Ambon
  • Duta 98,7 FM Masohi
  • Ambon 96,8 FM Ambon

ALAMAT RADIO DMS

Studio & Kantor

JL. AY. PATTY No. 21, Lt. 2 AMBON, MALUKU 97124
Telp. : 0911-353325, 341900, 353329
Fax. : 0911-347423
Email : marketing@radiodms.com / emahaly@yahoo.com

 

 

  • Disclaimer
  • DMS MEGA Hits
  • DMS Trend 21
  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Station Radio Di Ambon
  • Tentang Kami

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.