Berita Buru, Namlea – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad memastikan Pemerintah Provinsi bersama pemerintah Kabupaten Buru berkomitmen mempercepat penurunan stunting melalui berbagai program dan kegiatan pencegahan yang lebih tepat dan cepat.
Hal tersebut dikatakan Widya Pratiwi Murad yang juga duta Stunting Provinsi Maluku saat menghadiri rapat koordinasi dan monitoring evaluasi percepatan penurunan stunting yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru Senin (11/07).
Widya Pratiwi menjelaskan, kunjungan kerja di Kabupaten Buru, melihat secara langsung sejauh mana perkembangan penanganan stunting yang dilakukan oleh pemerintah setempat.
Selaku Duta Stunting Provinsi Maluku Widya meminta adanya kerjasama seluruh pihak mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten kota dalam mempercepat penurunan angka stunting di Maluku termasuk di kabupaten Buru.
Angka stunting di Kabupaten Buru terbilang cukup tinggi yalni 31,7 %, oleh karena itu perlu adanya kerjasama semua pihak dalam mempercepat penurunan angka stunting dengan melakukan berbagai program.
Dikatakan Widya, perlu ada Strategi yang diambil untuk percepatan penurunan angka stunting, salah satunya adalah bagaiman Pemerintah Daerah konsisten dalam memberikan penyuluhan terkait pola asuh dan faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi Stunting selain peningkatan gizi ibu hamil dan balita 1000 hari kehidupan.
Widaya berharap rapat tersebut menghasilkan program percepatan penurunan stunting secara menyeluruh di Kabupaten Buru.
Pada kesempatan yang sama dilakukan Penyerahan Bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas PMD kepada pengurus dan pengelolaan unit usaha BUM Desa atau Bumdes dan Penyerahan Dokumen Kependudukan oleh Ketua TP-PKK Widya Pratiwi Murad kepada penyandang stunting berupa akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA), e-KTP, akta kelahiran dan Kartu KIA (Kartu Identitas Anak).DMS