Jakarta (DMS) – Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Peresmian tersebut menandai pengoperasian rute LRT yang menghubungkan Kelapa Gading dengan Manggarai.
“Bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini Rabu 16 September Tahun 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai,” ujar Presiden Prabowo dalam acara yang dipantau secara daring melalui YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo Sebut LRT Jakarta Bagian dari Transformasi
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa peresmian LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai merupakan salah satu bentuk transformasi bangsa.
Menurut Prabowo, Jakarta saat ini telah menjadi salah satu kota metropolitan terbesar di dunia dengan jumlah penduduk mencapai 42 juta jiwa. Ia juga menyebut pemerintah daerah mampu mengelola Jakarta dengan aman, demokratis, dan tertib.
Presiden mengatakan Indonesia terus mengalami kemajuan secara bertahap. Menurut dia, dalam lima hingga 10 tahun terakhir, banyak pihak yang sebelumnya tidak menyangka Indonesia akan memiliki sistem transportasi yang terintegrasi, mulai dari kereta api, LRT, hingga MRT.
LRT Jakarta Terintegrasi dengan Hunian Rakyat
Prabowo juga menyampaikan bahwa di antara lokasi transportasi yang terintegrasi tersebut nantinya akan dibangun perumahan-perumahan rakyat.
Menurut dia, pembangunan hunian yang terintegrasi dengan transportasi akan memudahkan masyarakat dalam melakukan mobilitas sehari-hari.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi di Jakarta.
Peresmian LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai kemudian ditandai dengan penarikan tuas LRT oleh Presiden Prabowo sebagai simbol resmi beroperasinya rute tersebut.
Sebelumnya, LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai telah menjalani uji coba operasional secara terbatas. Rute tersebut juga dirancang untuk mendukung konektivitas antarmoda di Jakarta, termasuk integrasi dengan transportasi lainnya.
DMS/AC











