Berita Buru, Namlea – Gubernur Maluku Murad Ismail meresmikan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Buru, saat kunjungan kerja di Kabupaten itu, Sabtu (09/07).
Infrastruktur yang diresmikan di lokasi Pelabuhan Merah Putih, Namlea diantaranya gedung pasar rakyat, Pelabuhan Merah Putih, Puskesmas Fena Leisela, Puskesmas Kecamatan Airbuaya, SMA Negeri 7 Buru, SMA Negeri 8 Buru, SMA Negeri 9 Buru , SMK Negeri 1 Buru, SMK Negeri 2 Buru , SMK Negeri 4 Buru dan SMK Negeri 8 Buru.
Selain peresmian juga serah terima Aset Terminal Angkutan Umum Tipe B dari Pemerintah Kabupaten Buru kepada Pemerintah Provinsi Maluku.
Gubernur Murad juga secara simbolis menyerahkan kartu ATM Bank Maluku kepada sejumlah siswa miskin dan Kartu Maluku Cerdas serta penyerahan SK Penegrian termasuk SK Kepala Sekolah dan SK Izin Operasional SMA Negeri 4 Buru.
Selanjutnya penyaluran santunan dari BAZNAS hasil pengumpulan Zakat, Infaq, sedekah ASN dan pihak lain kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan produktifitas kepada 250 usaha mikro dengan total bantuan sebesar Rp. 500 juta, juga diserahan Gubernur.
Kemudian bantuan untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa [Bumdes] yang diberikan kepada Bumdes Masian sebesar Rp. 20 juta, Bumdes Mali Siparepe Rp. 20 juta serta penyerahan bantuan modal usaha bagi Bumdes bersama mitra usaha Karya Mandiri, Kecamatan Wayapo, sebesar Rp. 50 juta.
Gubernur dalam sambutanyna mengatakan, pemerintah provinsi Maluku terus berupaya melaksanakan berbagai pembangunan di Maluku termasuk di kabupaten Buru meliputi pembangunan infrastruktur di sektor perhubungan, pendidikan, kesehatan dan lainnya untuk menunjang pelaksanaan pembangunan ekonomi, politik, sosial budaya, pertahanan dan keamanan.
Ia mengajak masyarakat Kabupaten Buru untuk mendukung seluruh proses pembangunan, Seluruh Forkopimda Pemerintah Provinsi dan Kabupaten diminta bersibnergis sama dalam melaksanakan program kerja.
Pada kesempatan yang sama Penjabat Bupati Kabupaten Buru, Djalaludin Salampessy menjelaskan, kondisi Kabupaten Buru aman dan terkendali. Dinamika ekonomi masyarakat pun cukup bergeliat dan menunjukan trend pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan.
Saat ini Pertumbuhan ekonomi Buru di atas 3 persen, Salampessy mengakui masih ada berbagai kekurangan yang belum dapat diselesaikan diantaranya angka kemiskinan masih tinggi yaitu 17 persen. demikian juga Stunting 31,7 persen. Kondisi ini belum ideal dan masih kurang dari target Pemkab Buru.
Meski begitu, seluruh ASN, kata Salampessy, berkomitmen untuk membangun Maluku dari Kabupaten Buru, dengan bersinergi menggalang berbagai kekuatan untuk membangun negeri Bupolo.
Ketadangan Gubernur Maluku Murad Ismail ke Kabupaten Buru didampingi istri Widaya Pratiwi yang juga adalah Ketua Tim PKK Provinsi Maluku bersama Plt Sekda Maluku Sadali Ie dan sejumlah kepala OPD Pemprov Maluku.DMS