Jakarta (DMS) – Fansen Fansen Candra Funata, siswa kelas 12 di SMA Swasta Darma Yudha, Pekanbaru, mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih nilai rata-rata 99 dari 100.
Pemuda asal Sumatera Bagian Tengah ini tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif dalam berbagai bidang, termasuk sains dan bahasa Inggris.
Berkat segudang prestasi yang dimilikinya, Fansen berhasil diterima di Massachusetts Institute of Technology (MIT), kampus nomor satu dunia yang memiliki tingkat penerimaan yang sangat ketat.
Diterima di Kampus Top Dunia
Fansen, yang sebelumnya meraih Medali Perak di International Physics Olympiad dan aktif dalam penelitian ilmiah, berhasil menarik perhatian MIT. Salah satu penelitiannya bahkan dipublikasikan di European Journal of Physics, jurnal terindeks Scopus.
Selain itu, Fansen juga berhasil meraih skor 8.0 di IELTS dan 1540 dari 1600 di SAT. Dengan penerimaan yang hanya 4% dari total pendaftar, MIT memilih Fansen sebagai salah satu dari 1.324 siswa yang diterima dari 29.282 pendaftar di tahun ini.
Strategi Belajar Fansen
Berikut beberapa kiat belajar yang dibagikan Fansen untuk meraih skor tinggi dalam IELTS dan SAT:
- IELTS – Strategi Listening:
Fansen menggunakan film berbahasa Inggris sebagai cara belajar yang menyenangkan. Dengan terbiasa mendengar percakapan dalam bahasa Inggris, ia merasa lebih mudah dalam tes listening. “Dengan sering nonton film berbahasa Inggris, saya lebih terbiasa dengan percakapan sehari-hari,” ujarnya.
- IELTS – Strategi Reading:
Fansen menyarankan untuk banyak membaca novel bahasa Inggris. “Membaca novel membantu saya memahami teks panjang yang ada dalam tes reading,” kata Fansen. Ini juga terbukti berguna dalam persiapannya untuk tes SAT.
- IELTS – Strategi Writing:
Fansen memanfaatkan teknologi dengan menggunakan ChatGPT untuk menilai hasil latihan menulisnya. Dengan meminta umpan balik, ia bisa meningkatkan kualitas jawaban dalam tes. “ChatGPT membantu memberikan saran yang sangat berguna untuk memperbaiki tulisan saya,” jelas Fansen.
- IELTS – Strategi Speaking:
Fansen meningkatkan kemampuan speaking dengan berbicara dalam bahasa Inggris dengan teman-temannya di sekolah. Latihan ini membantu meningkatkan kepercayaan dirinya saat mengikuti tes speaking.
Tips SAT dari Fansen
- English (Writing & Reading):
Fansen memperkaya kosakata dengan membaca novel klasik berbahasa Inggris. “Saya memilih novel klasik untuk menambah kosakata karena jenis novel ini menggunakan diksi yang lebih beragam,” ujarnya.
- Mathematics:
Meski sudah terbiasa dengan olimpiade matematika, Fansen tetap melakukan latihan soal untuk meningkatkan ketelitian dan memahami pola soal. “Saya melakukan satu practice test per hari yang terdiri dari 90 soal untuk memastikan saya siap,” tutup Fansen.
Dengan berbagai tips belajar yang diterapkannya, Fansen berhasil meraih hasil maksimal, membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan di salah satu universitas terbaik dunia.DMS/KC