Berita Ambon – Universitas Terbuka (UT) Ambon, Provinsi Maluku menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi peningkatan kualitas aparat desa di daerah itu melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
“Sehingga aparatur desa dapat melanjutkan pendidikan dengan waktu yang relatif lebih singkat tanpa meninggalkan tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Direktur UT Ambon Yuli Tirtariandi El Anshori dalam keterangan tertulis diterima di Ambon, Jumat.
Ia menyampaikan hal itu dalam agenda audiensi penjajakan kerja sama bersama Pemerintah Kota Ambon.
“Kami juga siap menyukseskan lima kebijakan prioritas Wali Kota Ambon di Tahun 2023,” kata dia.
Sebanyak lima program prioritas Pemerintah Kota Ambon tersebut, yakni penguatan koordinasi dan konsolidasi dengan pemerintah desa/negeri dan kelurahan, peningkatan manajemen kinerja pemerintah, peningkatan keuangan daerah, serta optimalisasi kualitas pelayanan publik.
Selain itu, pengendalian inflasi, penurunan stunting, pengurangan angka kemiskinan, sinkronisasi pelaksanaan program nasional, dan program Pemerintah Provinsi Maluku.
Selain itu, pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur peningkatan pengelolaan persampahan dan kualitas lingkungan serta pengembangan dan peningkatan pengelolaan pariwisata, dan fasilitasi Pemilu dan Pilkada 2024 serta menjaga netralitas aparatur sipil negara.
Dari kelima program tersebut, UT Ambon akan mengambil peran pada program yang pertama dengan memfasilitasi peningkatan kualitas pendidikan bagi aparatur desa.
Ia berharap, ada perhatian kepada guru, khususnya pendidikan dasar, seperti SD dan PAUD di Kota Ambon, meningkatkan kualifikasi, dan jika memungkinkan diberikan beasiswa.
Selain itu, UT Ambon terus mendukung pembangunan pada sektor pariwisata di Maluku sehingga diharapkan pertemuan ini dapat ditingkatkan dengan penandatanganan kerja sama antara UT Ambon dengan Pemerintah Kota Ambon.
Menyambut baik kunjungan tersebut, Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyampaikan apresiasi atas perhatian Universitas Terbuka Ambon terhadap sumber daya manusia (SDM) Pemkot Ambon, terutama aparatur desa, guru pendidikan dasar, dan ASN.
Menurut dia, pendidikan penting guna menunjang SDM, mengingat tugas pokok dan fungsi aparatur pemkot bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti aparatur desa dan tenaga pengajar.
Pada sektor pariwisata, Kota Ambon sedang mengembangkan pariwisata terintegrasi, antara keindahan alam dengan budaya lokal di desa dan nageri dengan mengusung semangat Ambon City of Music, termasuk gagasan wali kota terkait dengan kawasan wisata Pattimura Street.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Ambon menyambut baik rencana UT Ambon merealisasikan rencana ini dengan penandatangan kerja sama.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Bappeda Kota Ambon Enrico Rudolf Matitaputty.(Antara-DMS)