Banda, Maluku Tengah (DMS) – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk pembangunan pedestrian promenade dan sumur resapan di Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
Bupati Maluku Tengah, Zulakarnain Awat Amir, bersama Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan pedestrian promenade dan sumur resapan tersebut.
Bupati Zulakarnain Awat Amir mengatakan bahwa proyek pembangunan ini merupakan langkah penting dalam penataan kawasan permukiman di Pulau Banda.
“Pembangunan ini adalah upaya strategis pemerintah untuk memperbaiki kualitas kawasan permukiman dan menghadirkan wajah baru bagi Pulau Banda,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik semata.
“Pedestrian promenade dan sumur resapan bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak huni, sehat, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Zulakarnain juga menyampaikan bahwa pembangunan tersebut akan difokuskan di Desa Nusantara, Desa Dwiwarna, dan Desa Kampung Baru, Kecamatan Pulau Banda.
Menurutnya, penataan kawasan ini juga bertujuan memperkuat citra Banda sebagai daerah wisata berkelas dunia.
“Kami ingin Banda tampil sebagai destinasi wisata unggulan dengan kawasan yang estetik, tertib, dan ramah lingkungan,” tambah Bupati.
Ia berharap proyek ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kami ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banda. Semoga proyek ini membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah,” harapnya.
Selain pembangunan pedestrian promenade, pemerintah juga akan membangun 118 unit sumur resapan di enam desa pada kawasan kumuh di Pulau Banda sebagai upaya mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan.
Bupati pun mengajak masyarakat untuk mendukung proyek tersebut.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat menjaga kelancaran pekerjaan dan turut merawat hasil pembangunan demi kepentingan bersama,” pintanya.
Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PKP atas dukungan terhadap pembangunan di Banda.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian PKP. Proyek ini menjadi penanda dimulainya langkah nyata dalam memperbaiki lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Lewerissa.
Kegiatan ini turut dihadiri Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah Nur; Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Azis Andriangsyah; Kepala Balai Penyedia Perumahan dan Kawasan Permukiman Maluku; Kepala Dinas PKP Provinsi Maluku; Kepala Dinas PKP Kabupaten Maluku Tengah; serta pimpinan OPD lingkup provinsi dan kabupaten Maluku Tengah. DMS











