Ambon, Maluku (DMS) – Ribuan warga Kota Ambon memadati Lapangan Merdeka untuk merayakan pergantian tahun 2025 ke 2026, Rabu (31/12/2025) malam. Aparat gabungan TNI dan Polri disiagakan guna mengamankan jalannya perayaan malam tahun baru dengan memperketat pengamanan di sejumlah lokasi strategis.
Sejak sore hari, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama terpantau ramai namun tetap lancar. Di sekitar Gereja Silo, kepadatan kendaraan terjadi saat warga selesai mengikuti ibadah jelang pergantian tahun, namun situasi tetap terkendali dan aman.
Warga mulai berdatangan ke Lapangan Merdeka sejak pukul 21.00 WIT. Arus lalu lintas di depan Monumen Gong Perdamaian yang berhadapan langsung dengan Lapangan Merdeka ditutup dan menjadi salah satu titik pusat kerumunan massa. Selain itu, tribun Lapangan Merdeka serta kawasan Pattimura Park juga dipadati warga.
Salah seorang warga Ambon, Rina (34), mengaku senang bisa merayakan malam pergantian tahun di pusat kota bersama keluarga. “Walaupun tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, suasana tetap ramai dan menyenangkan. Kami bersyukur bisa berkumpul dan menyambut tahun baru dengan aman,” ujarnya.
Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama perayaan berlangsung terpantau kondusif. Cuaca cerah pada malam pergantian tahun turut meningkatkan antusiasme warga untuk berkumpul di pusat kota. Tepat pukul 00.00 WIT, pesta kembang api menghiasi langit Kota Ambon dan disambut sorak sorai warga.
Warga lainnya, Arif (41), menilai pengamanan aparat cukup maksimal. “Kami merasa aman karena polisi dan TNI berjaga di banyak titik. Arus lalu lintas juga tetap terkontrol,” katanya.
Di sejumlah titik, aparat kepolisian yang dibantu personel TNI tampak mengatur arus lalu lintas, di antaranya di depan Gereja Rehoboth yang merupakan pertigaan menuju kawasan Wainitu dan Kudamati dari arah Talake dan Batugantung. Pengamanan juga terlihat di perempatan Pos Kota Ambon tepatnya di depan Polsek Sirimau serta di kawasan Gong Perdamaian Ambon.
Untuk mengamankan malam pergantian tahun, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengerahkan sebanyak 780 personel gabungan. Langkah ini dilakukan guna memastikan perayaan Tahun Baru 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.
Walaupun tidak semeriah tahun sebelumnya, antusiasme warga yang merayakan malam pergantian tahun di pusat Kota Ambon, khususnya di Lapangan Merdeka, terbilang tinggi. Dentuman petasan dan kembang api menambah semarak suasana pada detik-detik pergantian tahun di Kota Ambon.DMS











