Masohi, Maluku Tengah (DMS) – Komperda (Konferensi Daerah) ke-XI Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Masohi resmi digelar di Gedung Gereja “Berkat”, Jemaat Layeni, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), Minggu (11/1/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Elieser Istia, bersama Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Daerah Masohi, yang ditandai dengan pemukulan tifa dan iringan musik ukulele.
Dalam sambutan Bupati Maluku Tengah yang disampaikan pada pembukaan kegiatan, pemerintah daerah berharap agar Angkatan Muda GPM tetap solid, semangat, dan kompak dalam melayani umat dan masyarakat, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi pembangunan Kabupaten Maluku Tengah yang lebih baik.
Ketua Panitia Pelaksana, Nobert Tahanora, kepada wartawan mengatakan bahwa hari pertama pelaksanaan Komperda dihadiri sekitar 150 hingga 200 peserta. “Peserta terdiri dari unsur Pengurus Besar AMGPM, Majelis Pekerja Klasis, para fungsionaris gereja, serta kader-kader AMGPM Daerah Masohi,” ujar Nobert.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga Komperda ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Komperda XI AMGPM Daerah Masohi dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 11–12 Januari 2026, dengan mengusung motto “Kamu adalah garam dan terang dunia.”
Menurut Nobert, pelaksanaan Komperda XI merupakan momentum pengambilan keputusan strategis untuk lima tahun ke depan. “Komperda ini akan menghasilkan pimpinan-pimpinan muda yang berkualitas dan inovatif di tengah masyarakat, gereja, dan pemerintah,” tegasnya.
Hal senada disampaikan mantan Ketua AMGPM Daerah Masohi periode 2020–2025, Riko Wailaruni. Ia mengaku terkesan dengan pelaksanaan Komperda dan berharap hasil konferensi tersebut melahirkan kader-kader terbaik yang mampu berinovasi dalam pelayanan. “Sebagai mantan pimpinan, saya berharap Komperda ini menghasilkan kader-kader yang berkualitas, berinovasi, serta mampu menjadi mitra gereja dan pemerintah daerah dalam memajukan Kabupaten Maluku Tengah ke depan,” ungkap Riko.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus Besar AMGPM, Majelis Pekerja Klasis GPM Masohi, Ketua dan Pengurus AMGPM Daerah Masohi, para pendeta dan pelayan gereja, para camat dan kepala pemerintahan negeri, panitia Komperda XI, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta seluruh peserta Komperda AMGPM.DMS











