Jakarta (DMS) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan yang diprakirakan melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada Senin, dengan peluang disertai petir dan angin kencang.
Prakirawan BMKG Selly Brilian menyampaikan, hujan ringan diperkirakan turun di sejumlah kota besar seperti Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Samarinda, Denpasar, Makassar, Kendari, hingga wilayah Maluku, Papua, dan Papua Barat.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Semarang dan Surabaya. Adapun hujan lebat yang dapat disertai petir diprakirakan mengguyur Yogyakarta dan Kupang. Sejumlah wilayah lain seperti Banda Aceh, Padang, Tanjung Pinang, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Palembang, Mataram, dan Palu diprediksi berawan tebal hingga berkabut.
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi kombinasi dinamika atmosfer, termasuk keberadaan tiga sistem siklon tropis yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap wilayah Indonesia.
Siklon Tropis Nokaen, yang berkembang dari Bibit Siklon Tropis 91W sejak 15 Januari 2026, terpantau berada di timur Filipina, utara Sulawesi Utara, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 40 knot. Sistem ini diperkirakan bertahan pada kategori satu dalam 48–72 jam ke depan.
Selain itu, Bibit Siklon Tropis 96S terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Timur dengan kecepatan angin hingga 15 knot, serta Bibit Siklon Tropis 97S di perairan utara Australia yang berpeluang kecil berkembang menjadi siklon tropis.
BMKG menilai kombinasi fenomena tersebut berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat, kilat, angin kencang, serta gelombang laut tinggi di atas dua meter. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin puting beliung, dan banjir bandang, terutama menjelang puncak musim hujan hingga akhir Februari.
DMS/AC











