Jakarta (DMS) – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memuji keberanian pelatih tim nasional Indonesia John Herdman yang memberikan kesempatan bermain kepada sejumlah pemain muda saat menghadapi Oman dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat.
Erick menilai keputusan Herdman menurunkan para pemain muda dalam pertandingan internasional menunjukkan komitmen kuat untuk membangun regenerasi tim nasional sekaligus mempersiapkan masa depan skuad Garuda.
“Saya terus terang respek kepada Coach John yang berani memberikan kesempatan kepada pemain muda yang sebelumnya Dony Tri Pamungkas, sekarang Matthew Baker juga dimainkan,” kata Erick kepada awak media seusai pertandingan Indonesia melawan Oman.
Pada laga tersebut, Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman. Hasil itu sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun bagi skuad Garuda untuk kembali menaklukkan Oman sejak terakhir kali bertemu pada ajang King’s Cup 1988.
Tim Merah Putih tampil dominan sejak awal pertandingan dengan mengendalikan jalannya laga. Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.
Dalam pertandingan tersebut, Herdman memberikan kesempatan kepada tiga talenta muda Indonesia untuk tampil sebagai pemain pengganti, yakni Dony Tri Pamungkas yang berusia 21 tahun, Matthew Baker (17 tahun), dan Mauro Zijlstra (21 tahun).
Khusus bagi Matthew Baker, penampilannya pada laga melawan Oman menjadi catatan tersendiri karena ia resmi menjadi pemain termuda yang pernah tampil bersama tim nasional senior Indonesia.
Erick menegaskan bahwa keberanian memainkan pemain muda dalam pertandingan penting merupakan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan prestasi tim nasional. Menurut dia, regenerasi yang berjalan baik akan membuat Indonesia tetap kompetitif dalam jangka panjang.
Ia menambahkan kombinasi antara pemain senior dan pemain muda dapat menciptakan keseimbangan ideal dalam skuad. Kehadiran pemain berpengalaman dapat menjadi penopang bagi para pemain muda yang tengah berkembang, sementara pemain muda membawa energi, motivasi, dan potensi besar untuk masa depan tim.
Selain itu, pengalaman tampil di level internasional dinilai sangat penting untuk mempercepat perkembangan para pemain muda, baik dari sisi teknis, pengambilan keputusan di lapangan, maupun kesiapan mental dalam menghadapi tekanan pertandingan besar.
Erick berharap semakin banyak pemain muda yang mampu menembus tim senior dan menunjukkan kualitasnya di bawah arahan pelatih asal Inggris tersebut.
“Mudah-mudahan regenerasi pemain terus berlanjut dari U-19 bahkan dari yang lebih muda ke pemain senior,” ujar Erick.
Lebih lanjut, Erick berharap timnas Indonesia mampu melanjutkan tren positif saat menjamu Mozambique pada pertandingan kedua FIFA Match Day yang dijadwalkan berlangsung Selasa (9/6). Kemenangan pada laga tersebut diharapkan dapat membantu mendongkrak posisi Indonesia yang saat ini berada di peringkat ke-122 dunia.
DMS/AC











