Jakarta (DMS) – Timnas Prancis dan Norwegia akan saling berhadapan dalam laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette, Boston, Amerika Serikat, Sabtu WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua penyerang paling produktif di turnamen sejauh ini, Kylian Mbappe dan Erling Haaland, yang sama-sama tengah bersaing dalam perebutan gelar pencetak gol terbanyak.
Mbappe dan Haaland menjadi andalan utama tim masing-masing setelah sama-sama mengoleksi empat gol dari dua pertandingan sebelumnya. Ketajaman kedua striker tersebut menjadikan mereka kandidat kuat peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 sekaligus faktor penentu dalam duel yang akan menentukan posisi akhir klasemen grup.
Bagi Norwegia, Haaland menjadi ujung tombak yang tak tergantikan. Penyerang berusia 25 tahun itu tampil impresif pada debutnya di Piala Dunia dengan memaksimalkan kekuatan fisik, kecepatan, dan naluri mencetak gol yang dimilikinya. Dukungan dari kapten Martin Odegaard serta kecepatan Antonio Nusa membuat lini serang Norwegia sangat berbahaya dan telah menghasilkan tujuh gol dalam dua pertandingan fase grup.
Namun, tantangan yang dihadapi Haaland kali ini dipastikan lebih berat. Ia harus berhadapan dengan lini pertahanan Prancis yang tampil solid sepanjang turnamen. Barisan belakang Les Bleus yang diperkuat William Saliba, Dayot Upamecano, Theo Hernandez, dan Jules Kounde hanya kebobolan satu gol dalam dua laga, menunjukkan konsistensi dalam meredam serangan lawan.
Di sisi lain, Norwegia masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah di sektor pertahanan. Tim berjuluk Singa-Singa Nordik itu telah kebobolan tiga gol dalam dua pertandingan. Kristoffer Ajer dan rekan-rekannya dituntut tampil lebih disiplin karena akan menghadapi lini depan Prancis yang memiliki banyak opsi serangan berbahaya.
Ancaman terbesar Prancis tentu datang dari Kylian Mbappe. Penyerang berusia 27 tahun tersebut kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia melalui kombinasi kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta penyelesaian akhir yang efektif. Berkat kontribusinya, Prancis mampu mencetak enam gol dalam dua pertandingan pertama.
Performa Mbappe juga mendapat dukungan maksimal dari para pemain kreatif di lini depan. Ousmane Dembele menghadirkan ancaman melalui akselerasi dan kemampuan individu di sektor sayap, sementara Michael Olise menjadi sumber kreativitas melalui umpan-umpan matang yang kerap membuka ruang bagi rekan setimnya.
Selain duel para penyerang, pertandingan ini juga akan menghadirkan persaingan menarik di lini tengah. Norwegia mengandalkan Martin Odegaard sebagai pengatur permainan utama. Kemampuan membaca permainan, visi umpan, serta kreativitas kapten Arsenal tersebut akan menjadi kunci untuk membongkar pertahanan Prancis.
Meski demikian, Odegaard diperkirakan menghadapi tekanan besar dari lini tengah Prancis yang dihuni pemain-pemain berkualitas seperti Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga. Keduanya dikenal memiliki kemampuan fisik, teknik, serta disiplin taktik yang mampu mengontrol jalannya pertandingan.
Baik Norwegia maupun Prancis sejatinya telah memastikan tempat di babak gugur setelah meraih dua kemenangan atas Senegal dan Irak. Meski demikian, hasil pertandingan terakhir ini tetap penting karena akan menentukan status juara grup atau runner-up yang berpengaruh terhadap jalur lawan pada fase berikutnya.
Secara kualitas materi pemain, Prancis masih lebih diunggulkan berkat kedalaman skuad yang merata di seluruh lini serta pengalaman para pemainnya yang berlaga di klub-klub elite Eropa. Namun, Norwegia tetap memiliki peluang memberikan kejutan melalui kreativitas lini tengah dan efektivitas serangan balik yang dipimpin Haaland.
Perkiraan susunan pemain
Norwegia: Orjan Nyland; Marcus Pedersen, Kristoffer Ajer, Torbjorn Heggem, David Moller Wolfe; Martin Odegaard, Sander Berge, Fredrik Aursnes; Alexander Sorloth, Erling Haaland, Antonio Nusa.
Prancis: Mike Maignan; Jules Kounde, William Saliba, Dayot Upamecano, Theo Hernandez; Adrien Rabiot, Aurelien Tchouameni, Michael Olise; Ousmane Dembele, Desire Doue, Kylian Mbappe.
DMS/AC










