Jakarta (DMS) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka Program Magang BRIN 2026 bagi mahasiswa aktif di seluruh Indonesia. Program ini ditujukan untuk mendorong minat generasi muda di bidang penelitian sekaligus menyiapkan talenta-talenta periset yang mampu bersaing di tingkat global. Pendaftaran program dibuka mulai 2 hingga 17 Juli 2026.
Direktur Manajemen Talenta BRIN Ajeng Arum Sari mengatakan kegiatan riset memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan intelektual sekaligus membuka peluang karier di dunia penelitian.
“Ketika kita menjadi peneliti, kita akan bisa mengaktualisasikan kemampuan intelektual kita, kemudian juga kita bisa memilah karier kita sampai jenjang peneliti utama, misalnya sampai menjadi profesor riset,” kata Ajeng dalam kegiatan sosialisasi Program Magang BRIN 2026 di Jakarta, Kamis.
Ajeng menjelaskan terdapat sejumlah keunggulan yang ditawarkan BRIN kepada peserta magang. Salah satunya adalah dukungan infrastruktur riset yang lengkap dan modern yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menjalankan penelitian.
Menurut dia, BRIN memiliki berbagai fasilitas penelitian yang tersebar di bawah 12 organisasi riset dan 87 pusat riset. Infrastruktur tersebut mencakup beragam bidang, mulai dari fasilitas riset luar angkasa hingga laboratorium dan fasilitas penelitian bawah tanah.
Selain dukungan sarana dan prasarana, BRIN juga menjamin pembiayaan kegiatan penelitian selama program berlangsung. Mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya penelitian karena seluruh kebutuhan riset akan difasilitasi melalui peneliti pembimbing yang ditunjuk BRIN.
Keunggulan lainnya adalah pendampingan langsung dari para pakar dan peneliti berpengalaman yang akan berperan sebagai mentor selama peserta menjalankan program magang.
Ajeng menegaskan program magang tidak hanya memberikan pengalaman penelitian, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pembinaan talenta nasional yang terintegrasi. Setelah menyelesaikan masa magang selama enam bulan, mahasiswa didorong untuk melanjutkan hasil penelitiannya menjadi tugas akhir atau skripsi guna mempercepat proses kelulusan.
Bagi peserta yang tertarik meniti karier sebagai peneliti, BRIN juga telah menyiapkan berbagai program lanjutan. Program tersebut mencakup kompetisi riset, beasiswa pascasarjana melalui skema Degree by Research, beasiswa doktor talenta riset, hingga program post-doctoral.
Ajeng mengatakan jalur pengembangan tersebut dapat membuka peluang bagi talenta-talenta terbaik untuk bergabung sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BRIN pada masa mendatang.
Untuk mengikuti Program Magang BRIN 2026, peserta harus berstatus sebagai mahasiswa aktif jenjang D4 atau S1 dari program studi yang telah terakreditasi. Selain itu, nama mahasiswa harus tercatat secara resmi dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Berdasarkan jadwal pelaksanaan semester ganjil tahun akademik 2026/2027, pendaftaran program dibuka mulai 2 Juli dan akan berakhir pada 17 Juli 2026.
Setelah proses pendaftaran ditutup, peserta akan mengikuti tahapan seleksi administrasi dan seleksi substansi. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 5 Agustus 2026.
Mahasiswa yang dinyatakan lolos akan mulai menjalani Program Magang BRIN pada 18 Agustus 2026. Program tersebut berlangsung hingga 11 Januari 2027 dengan berbagai kegiatan penelitian yang didampingi langsung oleh para peneliti dan pakar di lingkungan BRIN.
DMS/AC











