Berita Maluku Terkini Hari Ini
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Berita Maluku Terkini - Radio DMS
No Result
View All Result

Bencana Tidak Pernah Libur

Radio DMS 1027FM by Radio DMS 1027FM
Sunday, 28 December 2025
in Nasional
0
Bencana Tidak Pernah Libur

Ilustrasi banjir bandang

Berita Lainnya

Komisi VIII DPR Ingatkan Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027

Kemenkes Serahkan Hasil Investigasi Kematian dr Icha ke Polisi

BRIN Buka Program Magang Riset bagi Mahasiswa

Mataram (DMS) – Libur Natal dan Tahun Baru selalu menghadirkan dua arus besar sekaligus: euforia masyarakat yang berwisata dan kesiapsiagaan aparat serta pemerintah daerah menghadapi potensi risiko. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), akhir tahun bukan hanya tentang pariwisata dan mobilitas, tetapi juga soal kehadiran negara saat alam menunjukkan sisi paling tak terduga.

Musim hujan 2025–2026 datang beriringan dengan puncak liburan. Curah hujan meningkat, angin menguat, gelombang meninggi, dan ancaman bencana hidrometeorologi membentang dari wilayah hulu hingga pesisir. Dalam kondisi ini, kesiapsiagaan tidak lagi sekadar slogan, melainkan kebutuhan nyata yang menyentuh keselamatan warga dan wisatawan.

Secara geografis, NTB tergolong rentan. Pegunungan, daerah aliran sungai, kawasan pesisir, hingga destinasi wisata padat pengunjung membuat risiko bencana semakin kompleks. Libur panjang memperberat tantangan karena lonjakan populasi dapat terjadi dalam waktu singkat di satu lokasi.

Cuaca Ekstrem Meningkat

Isu kebencanaan paling menonjol di NTB pada akhir tahun adalah meningkatnya risiko cuaca ekstrem dengan pola yang kian sulit diprediksi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat aktifnya fenomena atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation, gelombang Kelvin, dan sirkulasi siklonik di selatan Indonesia yang memicu hujan lebat dan angin kencang.

Pola bencana pun bergeser. Longsor yang dulu identik dengan wilayah utara Lombok kini mulai muncul di bagian selatan akibat alih fungsi lahan. Banjir tak hanya terjadi di kawasan hulu, tetapi juga di wilayah hilir, termasuk Kota Mataram yang rawan limpasan sungai dan banjir rob.

Kondisi ini menandai pergeseran dari bencana alam murni ke bencana ekologis. Drainase tersumbat sampah, penebangan di kawasan rawan, serta pembangunan yang melampaui daya dukung lingkungan memperparah dampak cuaca ekstrem. Saat hujan deras, air kehilangan ruang resapan dan langsung mengalir ke permukiman.

Kesiapsiagaan Daerah

Menghadapi situasi tersebut, NTB memasuki akhir tahun dengan kesiapsiagaan yang relatif aktif. Sejumlah daerah menetapkan status siaga, menggelar apel kesiapsiagaan, serta menyiapkan posko 24 jam. Personel gabungan TNI, Polri, BPBD, dan instansi terkait disiagakan di berbagai titik rawan.

Namun, kesiapsiagaan modern tidak cukup berhenti pada pengerahan personel. Tantangan terbesar terletak pada koordinasi lintas wilayah dan sektor. Bencana tidak mengenal batas administrasi: hujan di hulu bisa memicu banjir di kota, sementara cuaca buruk di laut langsung berdampak pada keselamatan nelayan dan wisata bahari.

Destinasi wisata seperti Mandalika, Gili Tramena, serta kawasan pantai di Mataram dan Lombok Tengah menjadi titik krusial. Ketika ribuan orang berkumpul, skenario evakuasi, sistem peringatan dini, dan kesiapan infrastruktur darurat harus benar-benar matang. Rencana kontingensi dituntut hadir sebagai panduan operasional, bukan sekadar dokumen.

Peran Masyarakat

Dalam banyak peristiwa, masyarakat selalu menjadi pihak pertama yang merasakan dampak bencana. Karena itu, penguatan peran warga sebagai garda terdepan mitigasi menjadi kunci. Edukasi kebencanaan, pemahaman sistem peringatan dini, dan kesiapan keluarga sangat menentukan keselamatan.

Pengalaman bencana besar, termasuk gempa 2018, seharusnya menjadi modal sosial untuk membangun budaya siaga. Namun, ingatan kolektif bisa memudar tanpa latihan, simulasi, dan edukasi berkelanjutan. Pendekatan inklusif juga diperlukan agar kelompok rentan—penyandang disabilitas, lansia, dan anak-anak—tidak terabaikan.

Di sisi lain, pencegahan paling sederhana justru sering paling efektif. Menjaga saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, melindungi kawasan hutan, dan melaporkan potensi bahaya adalah bentuk mitigasi nyata. Libur panjang seharusnya tidak menjadi alasan untuk lengah terhadap tanggung jawab lingkungan.

Ulasan ini menunjukkan bahwa antisipasi bencana di NTB saat libur akhir tahun telah bergerak lebih terstruktur, meski masih menyisakan pekerjaan besar. Ke depan, kebijakan kebencanaan perlu bergeser lebih berani dari respons ke pencegahan, melalui penataan ruang, pengendalian alih fungsi lahan, dan penegakan aturan lingkungan.

Libur Natal dan Tahun Baru akan selalu datang. Pertanyaannya bukan lagi apakah bencana terjadi, melainkan seberapa siap kita mengurangi dampaknya. Di titik inilah kesiapsiagaan menjadi cermin kualitas pelayanan publik dan kedewasaan kolektif masyarakat.

DMS/AC
Tags: #pernahbencanaLiburNTBNusa Tenggara BaratTidak
Previous Post

Karangetang Terekam 132 Gempa Embusan

Next Post

Nigeria Amankan Tiket 16 Besar

Berita Terkait

Komisi VIII DPR Ingatkan Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027
Nasional

Komisi VIII DPR Ingatkan Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027

Saturday, 4 July 2026
Kemenkes Serahkan Hasil Investigasi Kematian dr Icha ke Polisi
Nasional

Kemenkes Serahkan Hasil Investigasi Kematian dr Icha ke Polisi

Friday, 3 July 2026
BRIN Buka Program Magang Riset bagi Mahasiswa
Nasional

BRIN Buka Program Magang Riset bagi Mahasiswa

Thursday, 2 July 2026
Atalia Nilai Lagu “Lalaki Langit” Rendahkan Perempuan
Nasional

Atalia Nilai Lagu “Lalaki Langit” Rendahkan Perempuan

Thursday, 2 July 2026
Menteri PKP Tingkatkan Program BSPS di 6 Provinsi
Nasional

Menteri PKP Tingkatkan Program BSPS di 6 Provinsi

Wednesday, 1 July 2026
Magang Nasional Bantu Fresh Graduate Masuk Dunia Kerja
Nasional

Magang Nasional Bantu Fresh Graduate Masuk Dunia Kerja

Monday, 29 June 2026
Next Post
Nigeria Amankan Tiket 16 Besar

Nigeria Amankan Tiket 16 Besar

STREAMING


Download Aplikasi Radio DMS
Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon

 

Berita Maluku Terkini – Radio DMS

Portal berita yang menyediakan berita ambon, berita maluku, berita maluku hari ini, dan berita ambon hari ini aktual dan terpercaya.

MEDIA GROUP

  • DMS 102,7 FM Ambon
  • Carang TV Ambon
  • Duta 90,9 FM Ambon
  • Duta 98,7 FM Masohi
  • Ambon 96,8 FM Ambon

ALAMAT RADIO DMS

Studio & Kantor

JL. AY. PATTY No. 21, Lt. 2 AMBON, MALUKU 97124
Telp. : 0911-353325, 341900, 353329
Fax. : 0911-347423
Email : marketing@radiodms.com / emahaly@yahoo.com

 

 

  • Disclaimer
  • DMS MEGA Hits
  • DMS Trend 21
  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Station Radio Di Ambon
  • Tentang Kami

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.