Amahai, Maluku Tengah (DMS) – Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Amahai, Kelurahan Holo, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mendukung sepenuhnya pembangunan Sekolah Rakyat tersebut. Menurutnya, program ini bukan hanya pembangunan fisik semata, melainkan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini bukan sekadar mendirikan gedung, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang akan menjadi modal utama kemajuan bangsa,” ujar Bupati Zulkarnain.
Ia berharap Sekolah Rakyat ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat pembentukan karakter, peningkatan keterampilan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dan sosial bagi generasi muda di Maluku Tengah.
“Saya berharap sekolah ini dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, memiliki keterampilan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan sosial,” katanya.
Pemerintah daerah juga berharap proyek ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Maluku Tengah, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Maluku Tengah ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan nilai pembangunan sebesar Rp264 miliar dan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 240 hari kalender.
Sekolah Rakyat akan dibangun di atas lahan seluas 5,7 hektare. Di dalam kawasan tersebut direncanakan pembangunan berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang, antara lain jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama, fasilitas perkantoran sekolah, sarana olahraga, fasilitas kesehatan, serta tempat peribadatan.DMS











