Masohi, Maluku Tengah (DMS) – Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, melantik sebanyak 149 pejabat administrator, pengawas, dan pejabat fungsional auditor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Pelantikan yang berlangsung di Baileo Ir. Soekarno, Masohi, Kamis (25/6/2026), menjadi momentum penyegaran birokrasi yang bertepatan dengan hari ke-490 masa kepemimpinannya sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
Pelantikan tersebut merupakan pengisian jabatan eselon pertama pada masa pemerintahan Zulkarnain Awat Amir. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pembenahan organisasi untuk memperkuat kinerja birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Maluku Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar promosi, melainkan amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan dedikasi, integritas, dan profesionalisme.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Saya berharap saudara-saudara bekerja dengan penuh integritas, loyalitas, dan profesionalisme demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Zulkarnain.
Bupati menegaskan bahwa mutasi, rotasi, dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan. Penyegaran birokrasi diperlukan agar organisasi tetap adaptif, mampu meningkatkan kinerja aparatur, serta menjawab tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin berkembang.
“Rotasi dan promosi adalah bagian dari upaya memperkuat organisasi. Dengan penyegaran birokrasi, saya berharap pelayanan publik semakin cepat, efektif, dan berkualitas,” katanya.
Kepada pejabat fungsional auditor yang baru dilantik, Bupati memberikan perhatian khusus terhadap peran pengawasan. Ia meminta para auditor menjalankan tugas secara objektif, independen, dan profesional dalam mengawal pengelolaan keuangan daerah.
“Auditor harus mampu menjaga independensi dan memberikan rekomendasi yang membangun agar tata kelola pemerintahan berjalan sesuai aturan dan terhindar dari penyimpangan,” tegasnya.
Sementara itu, kepada para pejabat administrator dan pengawas, Bupati meminta agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi, terobosan, dan percepatan pelayanan di setiap perangkat daerah. Menurutnya, pejabat administrator dan pengawas merupakan motor penggerak organisasi yang memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program pembangunan daerah.
Selain peningkatan kinerja, Bupati juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi, kolaborasi, dan komunikasi yang baik di lingkungan kerja. Ia berharap seluruh pejabat mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis, solid, dan produktif sehingga setiap program pemerintah dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mari kita bangun budaya kerja yang kolaboratif, saling mendukung, dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk membuktikan amanah yang diberikan melalui kinerja, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Keberhasilan seorang pejabat bukan dilihat dari jabatannya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat atas kinerja yang kita lakukan,” tutupnya.
Pelantikan 149 pejabat tersebut diharapkan semakin memperkuat kapasitas birokrasi Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, mempercepat pelaksanaan program pembangunan, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
DMS











