Ternate (DMS) — Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Minggu pagi dengan melontarkan abu vulkanik setinggi hingga 600 meter dari puncak gunung.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu, Darsono H. Muhammad Nur, melaporkan erupsi terjadi sekitar pukul 09.30 WIT. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke timur laut serta timur.
“Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sekitar 36 detik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Ternate, Minggu.
Gunung api dengan ketinggian 1.325 meter di atas permukaan laut tersebut saat ini berstatus Level II atau Waspada. Sehubungan dengan itu, masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta pengunjung dan wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah, serta perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah utara sesuai bukaan kawah aktif.
Darsono juga mengingatkan warga untuk menggunakan masker dan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar rumah apabila terjadi hujan abu, guna menghindari paparan abu vulkanik.
Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diimbau terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici, Kecamatan Ibu, guna memperoleh informasi terkini terkait aktivitas Gunung Ibu.
DMS/AC











