Kei, Maluku Tenggara (DMS) – Satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Maluku Tenggara mengalami rusak berat setelah tertindih dahan pohon beringin yang terbakar di Desa Ngufar, Kecamatan Kei Kecil Barat, Jumat malam (16/1). Dalam insiden tersebut, tiga pegawai Damkar dilaporkan mengalami luka-luka.
Peristiwa itu dibenarkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Maluku Tenggara, A. Rahman Madubun, saat dikonfirmasi DMS Media Group melalui sambungan telepon seluler.
“Kebakaran pohon beringin berukuran besar ini pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pada pukul 23.30 WIT,” ujar Madubun.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim jaga Damkar Kabupaten Maluku Tenggara langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.
Menurut Madubun, pohon beringin yang terbakar memiliki ukuran sangat besar dengan banyak ranting dan berada di kawasan padat penduduk. “Di bawah pohon itu terdapat empat rumah warga dan satu bangunan sekolah dasar, sehingga kami harus bertindak cepat agar tidak membahayakan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, petugas berupaya memadamkan api secepat mungkin guna mencegah pohon tumbang. Namun, saat persediaan air di mobil Damkar habis dan kendaraan mundur untuk mengambil air dari sumur warga, insiden tak terduga terjadi.
“Saat mobil mundur untuk mengisi air, tiba-tiba salah satu dahan besar yang masih terbakar patah dan jatuh tepat menimpa mobil pemadam,” ungkap Madubun.
Akibat kejadian tersebut, mobil Damkar mengalami kerusakan berat. “Tiga anggota kami mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSU Karel Sadsuitubun Langgur untuk mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun DMS Media Group, hingga Sabtu siang (18/1), api pada pohon beringin tersebut masih belum sepenuhnya padam. Warga setempat bersama petugas Damkar terpaksa melakukan upaya pemadaman lanjutan dengan peralatan seadanya guna mencegah api meluas dan membahayakan permukiman di sekitar lokasi kejadian.DMS











