Piru, Seram Bagian Barat (DMS) – Seorang guru SMAN 3 Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, Nelson Taniwel (NT), diduga memprovokasi sejumlah siswa untuk melakukan aksi demonstrasi menentang Kepala Sekolah, Wilhelmina Tomatala.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, aksi itu dipicu ketidakpuasan NT setelah dirinya dimutasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Maluku dari SMAN 3 Seram Barat ke SMAN 20 Elpaputih. NT menuding mutasi tersebut merupakan campur tangan Kepala Sekolah.
Menanggapi hal itu, Kepsek SMAN 3 Seram Barat, Wilhelmina Tomatala, menegaskan bahwa mutasi guru sepenuhnya merupakan kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi, bukan kepala sekolah.
“Kalau mutasi itu karena ulahnya sendiri. Itu murni kewenangan Dinas Pendidikan, bukan saya,” ujar Tomatala saat ditemui wartawan di Piru, Jumat (19/9/2025).
Tomatala juga membantah tuduhan NT yang mempertanyakan penggunaan dana BOS. Menurutnya, seluruh laporan sudah dijelaskan kepada siswa dan dipahami dengan baik.
“Anak-anak bahkan sudah meminta maaf secara langsung setelah mendapat penjelasan,” tambahnya.
Sementara itu, sejumlah guru di SMAN 3 Seram Barat mengungkapkan alasan lain di balik penolakan NT terhadap mutasi. Mereka menyebut NT selama ini terlalu nyaman menggunakan fasilitas sekolah, mulai dari asrama guru, kantin untuk berjualan, hingga biaya listrik, air, dan WiFi yang ditanggung pihak sekolah.
“Makanya ketika harus pindah, dia merasa rugi,” ungkap seorang guru yang enggan disebut namanya.
Guru lain juga menyesalkan sikap NT yang dinilai arogan. Menurut mereka, alih-alih melakukan introspeksi atas kinerja yang dianggap kurang baik sehingga dimutasi, NT justru semakin menunjukkan perilaku yang tidak mencerminkan seorang pendidik.
Atas tindakan NT bersama seorang rekannya, Zeith Handanovi Seite (ZHS), beberapa guru meminta Dinas Pendidikan Provinsi Maluku untuk turun tangan. Mereka menilai ulah keduanya sudah merusak citra dunia pendidikan.
“Kami minta Dinas segera menertibkan mereka, terutama pak Nelson. SK mutasi sudah diterima, tapi dia menolak ke tempat tugas yang baru,” tegas seorang guru.DMS











