Berita Ambon – Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah kota Ambon menggelar aksi demo di gedung DPRD Kota Ambon, Rabu (25/01).
Mahasiswa mendesak agar Kepala Balai Sungai Wilayah (BWS) Maluku untuk mencopot Kepala Satker PT Jaya Konstruksi , serta menghentikan proses operasional perusahaan karena dituding sebagai penyebab polusi udara di kawasan Ahuru, negeri Batu Merah.
Sebelum menggelar demo di gedung DPRD kota Ambon IMM menggelar aksi di depan Gong Perdamaian Dunia depan Polsek Sirimau.
Abdullah Pengurua salah satu Pengurus IMM Cabang Ambon, menyebutkan dampak dari operasional PT Jaya Konstruksi memberikan dampak buruk keada warga karena tercemar polusi udara. Dampak lainya yakni kerusakan jalan.
Menurutnya saat melewati jalan di kawasan Ahuru warga tidak lagi bisa menghirup udara segar karena sepanjang jalan tersebut di penuhi debu material akibat dari aktifitas masuk keluar kendaraan yang beroperasi di perusahaan itu.
Pada kesempatan itu Abdullah meminta dewan bisa meninjau lokasi tersebut karena beroprasinya perusahaan ini sangat berdampak bagi lingkungan hidup.
Pada pertemuan dengan anggota dewan IMM juga menyampaikan empat poin tuntutan diantaranya mendesak Kepala Balai Sungai Wilayah Maluku mencopot Satker PT Jaya Konstruksi, serta menghentikan proses oprasional PT Jaya Konstruksi.
Meminta DLHP kota Ambon mencabut izin oprasi PT Jaya Konstruksi, dan meminta DPRD kota Ambon memberikan teguran keras terhadap DLHP agar segera mencabut izin Amdal PT Jaya Konstruksi.DMS