Jayapura (DMS) – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia membenarkan adanya aksi penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap kapal pengangkut logistik di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
“Memang benar ada laporan kapal pengangkut logistik berupa beras tujuan Dekai ditembak KKB saat melintasi sungai,” kata Mayjen TNI Frits Pelamonia saat dihubungi dari Jayapura, Kamis.
Ia menjelaskan, insiden penembakan tersebut terjadi pada Senin (4/5). Akibat aksi itu, satu kapal yang berada di posisi belakang terpaksa memutar arah dan kembali berlabuh di Suator.
Menurut Pangdam, penembakan dilakukan oleh KKB Kodap XVI Yahukimo terhadap kapal yang membawa kebutuhan logistik bagi masyarakat di Dekai. Dari laporan yang diterima, terdapat tiga kapal yang melintas di wilayah tersebut dan dua di antaranya merupakan kapal pengangkut beras dari Merauke.
“Salah satu dari dua kapal pengangkut logistik yang berada di bagian belakang ditembaki sehingga balik kanan dan kini berada di Soator,” ujarnya.
Mayjen TNI Frits Pelamonia mengakui keberadaan pos TNI saat ini hanya berada di Soator, wilayah Kabupaten Asmat, dengan jarak sekitar 101 kilometer dari lokasi kejadian.
Meski terjadi penembakan, dua kapal lainnya tetap melanjutkan perjalanan menuju Dekai untuk mengantarkan logistik.
Pangdam menambahkan, pihaknya berencana membangun pos TNI di sekitar Kali Braza guna memperkuat pengamanan di jalur distribusi logistik tersebut.
Karena itu, TNI akan melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat di kawasan Kali Braza untuk mendukung rencana pembangunan pos, sehingga penanganan terhadap insiden serupa dapat dilakukan lebih cepat dan efektif di masa mendatang.











