Kudus (DMS) – Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah. Hingga Sabtu (17/1), total pengungsi mencapai 1.822 jiwa atau 606 keluarga yang tersebar di sejumlah lokasi pengungsian.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko, mengatakan data pengungsi bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.
“Berdasarkan data hari ini, total pengungsi mencapai 1.822 jiwa. Angka ini masih bisa berubah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari total pengungsi tersebut, lebih dari 60 persen merupakan perempuan. Warga terdampak berasal dari sejumlah desa, antara lain Pasuruhan Lor, Temulus, Karangrowo, Kesambi, Jati Wetan, Jetis Kapuan, Ngemplak, Payaman, Tanjungkarang, dan Gulang.
BPBD menyiapkan tempat pengungsian di berbagai lokasi, di antaranya Gedung NU Center Pasuruhan Lor, Madrasah Hidayatys Shibyan Temulus, Balai Desa Karangrowo, TK Pertiwi dan Aula Balai Desa Kesambi, Balai Desa Jati Wetan, Gedung Muslimat NU Loram Kulon, Gedung DPRD Kudus, Balai Desa Payaman, GKMI Tanjungkarang, Kantor PDI-P Jalan Lingkar Kudus, serta Balai Desa Gulang.
Dari seluruh lokasi tersebut, Gedung DPRD Kudus menampung pengungsi terbanyak, yakni 396 jiwa yang berasal dari Desa Karangrowo dan Ngemplak, Kecamatan Undaan. Sementara lokasi pengungsian lainnya menampung antara 26 hingga 131 jiwa.
Eko menambahkan, genangan banjir di sejumlah wilayah hingga kini masih terjadi, meskipun di beberapa titik mulai menunjukkan penurunan. Ia berharap Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dapat menurunkan intensitas hujan sehingga banjir segera surut.
BPBD memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, mulai dari makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan kebersihan dan kebutuhan pribadi. Mainan untuk anak-anak juga disediakan sebagai bagian dari upaya trauma healing bagi korban banjir.
Sebelumnya, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 596 jiwa pada Rabu (14/1), namun meningkat secara bertahap seiring tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten Kudus.
DMS/AC











