Manado (DMS) – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara mengerahkan 204 personel untuk membantu penanganan dampak banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro).
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan personel gabungan tersebut diberangkatkan sejak Senin (5/1) sore dari Manado dan Bitung menuju Sitaro menggunakan jalur laut.
“Polda Sulut mengirim pasukan untuk membantu penanganan pascabencana banjir bandang di Kepulauan Sitaro,” ujar Alamsyah di Manado, Selasa.
Ia menjelaskan, 204 personel yang diturunkan berasal dari berbagai satuan, yakni Brimob, Samapta, Polair, Dokkes, dan Humas. Mereka akan bergabung dengan personel Polres Kepulauan Sitaro, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat setempat.
Personel tersebut akan melaksanakan sejumlah kegiatan kemanusiaan, mulai dari evakuasi warga, pencarian korban, pendistribusian bantuan, pemulihan infrastruktur, hingga pelayanan kesehatan bagi warga terdampak.
Banjir bandang yang terjadi pada 5 Januari 2026 tersebut mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Data sementara mencatat sedikitnya 14 orang meninggal dunia, sejumlah warga mengalami luka-luka, serta banyak rumah rusak atau hanyut, termasuk kerusakan pada Markas Polres Kepulauan Sitaro.
“Kami siap membantu masyarakat Sitaro dan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memulihkan kondisi pascabencana,” kata Alamsyah.










