Lombok Barat, NTB – Presiden Joko Widodo secara resmi meresmikan pembangunan lima ruas jalan strategis di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang semuanya didanai melalui anggaran Inpres Jalan Daerah (IJD).
Dalam upacara peresmian yang digelar pada pagi Kamis, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi, dan Penjabat Bupati Lombok Barat, Ilham.
Menyampaikan pidato pada acara tersebut, Presiden Jokowi menyatakan kebanggaannya atas pembangunan dan perbaikan jalan di Provinsi NTB. Proyek-proyek tersebut telah berhasil diselesaikan pada tahun 2023, menjangkau lima ruas jalan yang tersebar di empat kabupaten.
“Proyek-proyek ini tersebar di Lombok Barat, Sumbawa Barat, Sumbawa, dan Bima,” ungkap Jokowi saat meresmikan ruas IJD Segmen Lembar-Gili Mas di Kabupaten Lombok Barat, NTB.
Jokowi menyoroti total alokasi anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan dan pembangunan lima ruas jalan IJD, yang mencapai angka fantastis sebesar Rp 211,84 miliar.
“Ini merupakan anggaran yang tak bisa dianggap sepele,” katanya dengan tegas.
Presiden menyampaikan harapannya bahwa pembangunan lima ruas jalan tersebut akan mengoptimalkan mobilitas logistik menuju ke kawasan-kawasan logistik yang ada di NTB.
“Dengan adanya infrastruktur jalan yang memadai, kami berharap akan memperlancar distribusi logistik ke sektor-sektor penting seperti pertanian dan perkebunan,” paparnya.
Kelima ruas jalan IJD yang diresmikan oleh Presiden Jokowi di NTB termasuk Jalan Lembar-Sekotong-Pelangan (Segmen Lembar-Gili Mas) di Kabupaten Lombok Barat. Ruas jalan ini membentang sepanjang 7,47 kilometer dengan anggaran mencapai Rp 87,11 miliar.
Selain itu, ada Jalan Polamata-Jelenga di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sepanjang 2,1 kilometer dengan anggaran Rp 15,74 miliar, dan Jalan Sabedo Dalam-Bukit Planing di Kabupaten Sumbawa sepanjang 4,2 kilometer dengan anggaran Rp 22,75 miliar.
Tak ketinggalan, Jalan Lenangguar-Teladan di Kabupaten Sumbawa dengan panjang 1,6 kilometer dan anggaran Rp 9 miliar serta Jalan Wilamaci-Karumbu-Sape di Kabupaten Bima sepanjang 25,26 kilometer dengan biaya mencapai Rp 77,24 miliar, turut menjadi fokus pembangunan yang diresmikan oleh Presiden. DMS/AC