Masohi, Maluku Tengah, (DMS) – Rusaknya sejumlah armada pengangkut sampah serta keterbatasan anggaran untuk pembelian BBM menjadi salah satu faktor kurang maksimalnya pelayanan pengangkutan sampah dalam wilayah Kota Masohi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maluku Tengah, Hengky Tomasoa, membenarkan adanya kendala tersebut saat dikonfirmasi oleh DMS Media.
“Memang benar, saat ini ada beberapa armada pengangkut sampah milik DLH yang mengalami kerusakan sehingga tidak dapat beroperasi. Selain itu, anggaran untuk pembelian BBM juga sangat terbatas,” ujar Tomasoa.
Menurutnya, keterbatasan anggaran BBM membuat jadwal pengangkutan sampah dari rumah warga yang sebelumnya dilakukan setiap hari, kini hanya dapat dilaksanakan dua hari sekali.
“Kami terpaksa mengatur ulang jadwal. Kalau sebelumnya setiap hari, sekarang hanya dua hari sekali. Kondisi ini kemungkinan berlangsung hingga Desember nanti karena kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran,” jelasnya.
Meski demikian, Tomasoa memastikan pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik.
“Kami akan tetap bekerja maksimal untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Masohi. Namun kami juga berharap dukungan masyarakat agar tidak membuang sampah di lokasi yang bukan titik pembuangan,”tegasnya.
Permasalahan sampah di Kota Masohi menjadi sorotan warga karena pada sejumlah titik TPS terlihat banyak sampah yang tidak terangkut sehingga tercecer ke berbagai tempat. Tidak hanya di TPS, sejumlah rumah warga juga terdampak karena armada jemput sampah tidak beroperasi maksimal. Akibatnya, sebagian warga memilih menitipkan sampah rumah tangga mereka di TPS terdekat.DMS











