Dobo, Kepulauan Aru (DMS) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM), Jumat (12/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Dobo tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Kepulauan Aru, Agus Fatlolon, yang mewakili Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel.
Dalam sambutannya, Bupati Timotius Kaidel menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas PMD Kepulauan Aru yang telah memfasilitasi kegiatan peningkatan kapasitas KPM.
“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas PMD Kepulauan Aru yang telah memfasilitasi kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembangunan manusia di desa,” ujar Bupati Kaidel.
Menurutnya, peningkatan kapasitas KPM perlu menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pemerintahan di desa. Ia menegaskan bahwa seluruh kelompok pemberi layanan memiliki peran strategis sebagai wadah partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan, pemerintahan, kemasyarakatan, dan pemberdayaan.
“Semua kelompok pemberi layanan memiliki peran strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat desa, sehingga demokrasi dan transparansi dapat terwujud di tingkat akar rumput,” katanya.
Bupati Kaidel juga menekankan pentingnya menciptakan akses agar masyarakat dapat berperan aktif dalam kegiatan pembangunan desa. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus memberikan motivasi dan dorongan kepada seluruh elemen penyelenggara pemerintahan desa, khususnya para kader.
“Para kader merupakan agen perubahan yang sangat strategis dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan,” tutur Kaidel.
Ia menjelaskan bahwa persoalan pembangunan desa sangat kompleks, sehingga diperlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam penyusunan rencana pembangunan secara partisipatif.
“Kami berharap para peserta dapat memberdayakan masyarakat desa untuk menyusun perencanaan pembangunan secara partisipatif sebagai wujud gotong royong dan swadaya masyarakat,” jelasnya.
Sebagai contoh, Bupati Kaidel menyinggung persoalan stunting yang masih menjadi masalah pembangunan manusia dan memerlukan penanganan secara holistik.
“Stunting adalah masalah serius yang membutuhkan penanganan menyeluruh. Saya meminta para kader untuk aktif mendampingi 1.000 hari pertama kehidupan dan memastikan seluruh sasaran mendapatkan layanan yang berkualitas,” tegasnya.
Selain itu, ia menilai kegiatan ini sebagai wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas KPM. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.
“Manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas sebagai Kader Pembangunan Manusia,” pungkas Kaidel.
Selaku Pemerintah Daerah, Bupati Kaidel menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan dan meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar secara berkelanjutan melakukan pembinaan terhadap KPM.DMS











