Moskow (DMS) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan opsi serangan militer baru terhadap Iran setelah upaya perundingan terkait program nuklir Teheran gagal mencapai kesepakatan. Informasi tersebut dilaporkan CNN dengan mengutip sejumlah sumber.
Sebelumnya, New York Times melaporkan bahwa pembicaraan untuk meredakan ketegangan pekan lalu tidak membuahkan hasil karena Iran menolak memenuhi tuntutan yang diajukan Trump. Kegagalan negosiasi itu mendorong Gedung Putih menyiapkan sejumlah opsi tekanan, termasuk langkah militer.
Menurut laporan tersebut, opsi yang dipertimbangkan mencakup serangan udara terhadap pejabat keamanan dan pemimpin Iran, serta fasilitas nuklir dan institusi pemerintahan. Namun, Trump disebut belum mengambil keputusan final terkait langkah yang akan ditempuh.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa pengerahan kelompok penyerang Amerika Serikat ke kawasan akan memperluas pilihan militer yang tersedia bagi Washington. Sementara itu, komunikasi langsung antara Amerika Serikat dan Iran dilaporkan minim dalam beberapa hari terakhir di tengah meningkatnya ketegangan.











