Jakarta (DMS) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 16 RT dan satu ruas jalan di Jakarta Utara serta Kepulauan Seribu tergenang banjir rob pada Sabtu pagi.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan genangan terjadi akibat pasang air laut yang meningkat sejak pagi hari. “Ada 16 RT dan satu ruas jalan yang tergenang banjir rob,” ujarnya.
Di Jakarta Utara, genangan melanda lima RT: tiga RT di Kelurahan Pluit dengan ketinggian air 25–60 cm dan dua RT di Kelurahan Marunda dengan ketinggian 15–25 cm. Sementara itu, ruas Jalan RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, juga tergenang setinggi 20 cm dan sedang ditangani petugas.
Di Kepulauan Seribu, terdapat 11 RT terdampak rob yang tersebar di tiga wilayah: empat RT di Pulau Tidung (10 cm), tiga RT di Pulau Harapan (10–20 cm), dan empat RT di Pulau Panggang (30 cm). Seluruh genangan saat ini sedang dalam penanganan petugas gabungan.
BMKG Maritim Tanjung Priok sebelumnya mengeluarkan peringatan dini potensi rob pada 1–10 Desember 2025. Fenomena ini dipicu pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan purnama dan perigee (supermoon).
Kondisi serupa juga menyebabkan kenaikan tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan hingga berstatus Bahaya atau Siaga 1 pada Sabtu pukul 09.00 WIB.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi lapangan, melakukan penyedotan genangan, memastikan saluran berfungsi dengan baik, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan dan segera menghubungi layanan darurat 112 jika membutuhkan bantuan. Layanan tersedia 24 jam dan bebas biaya.











