Ambon, Maluku (DMS) – Kelompok Tani (Poktan) Desa Tawiri meminta pemerintah meningkatkan jumlah bantuan benih sayur-mayur, karena bantuan yang selama ini diterima dinilai masih sangat minim.
Ketua Poktan Desa Tawiri, Danbago, saat ditemui di ladang miliknya pada Kamis (01/05), mengungkapkan benih sayur-mayur sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.
Selama ini, bantuan pemerintah biasanya hanya mencakup jenis sayur seperti kangkung, sawi, dan bayam.
diakui selain bantuan kelompoknya sering harus membeli benih sendiri karena bantuan dari pemerintah tidak mencukupi. Biasanya bantuan datang di musim hujan, tapi jumlahnya hanya sekitar dua hingga tiga roll, dan tidak mencukui anggota Poktan yang berjumlah delapan orang.
Ia berharap pemerintah melalui dinas terkait bisa menambah jumlah bantuan minimal menjadi sepuluh roll agar bisa didistribusikan secara merata kepada semua anggota poktan.
Selain itu, ia juga berharap adanya bantuan fasilitas penunjang, seperti kendaraan roda tiga (motor Kaisar), yang dapat mempermudah aktivitas petani, terutama saat panen.
Sementara itu, salah satu petani sayur-mayur, Amirudi, mengaku belum terdaftar sebagai anggota Poktan Desa Tawiri.
Akibatnya, ia belum menerima bantuan benih dan masih harus membeli sendiri. Ia berharap dalam waktu dekat dapat bergabung sebagai anggota poktan agar bisa memperoleh bantuan yang sama seperti petani lainnya.DMS











